Doa agar Cepat Dikasih Momongan, Cocok untuk Pasutri yang Menginginkan Keturunan

AKURAT.CO Keinginan untuk memiliki momongan adalah fitrah manusia. Bagi pasangan suami istri, hadirnya anak menjadi anugerah yang menambah kesempurnaan rumah tangga.
Namun, tidak semua pasangan langsung diberikan keturunan setelah menikah. Ada yang menunggu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan sampai belasan tahun lamanya.
Dalam Islam, penantian ini bukanlah sesuatu yang sia-sia, melainkan bentuk ujian kesabaran sekaligus peluang untuk memperkuat iman dan doa kepada Allah SWT.
Dalam Al-Qur’an, banyak kisah tentang hamba-hamba Allah yang lama menanti keturunan namun tidak putus asa dalam berdoa. Salah satu yang paling dikenal adalah kisah Nabi Zakariya ‘alaihissalam.
Dalam usia yang sudah tua, beliau tetap memohon kepada Allah agar dikaruniai anak yang saleh. Allah mengabulkan doanya dan memberinya anak bernama Yahya. Doa Nabi Zakariya ini diabadikan dalam firman Allah:
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan, dan Engkaulah pewaris yang paling baik.” (QS. Al-Anbiya: 89).
Baca Juga: Hukum Selingkuh dalam Islam, Apakah Termasuk Perbuatan Zina?
Doa ini bisa diamalkan oleh setiap pasangan yang menginginkan keturunan. Lafaznya singkat namun penuh makna dan menunjukkan kerendahan hati di hadapan Allah. Selain itu, terdapat pula doa lain dari Al-Qur’an yang bisa dibaca dengan niat memohon keturunan:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang saleh.” (QS. As-Saffat: 100)
Selain berdoa, Islam juga mengajarkan agar pasangan suami istri memperbanyak amal saleh dan memperbaiki hubungan dengan Allah. Di antara amalan yang disunnahkan agar dipermudah mendapatkan keturunan adalah:
-
Memperbanyak Istighfar
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa istighfar bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga membuka pintu rezeki dan keturunan. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ
“Maka aku berkata kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu.” (QS. Nuh: 10–12)
Ayat ini menjelaskan bahwa memperbanyak istighfar dapat menjadi sebab datangnya keberkahan, termasuk turunnya rezeki berupa keturunan.
-
Menjalankan Shalat Hajat dan Tahajud
Waktu malam adalah waktu paling mustajab untuk berdoa. Shalat tahajud dan hajat dengan niat khusus agar diberi keturunan yang saleh merupakan bentuk permohonan yang sangat dicintai Allah. -
Bersedekah dan Membantu Sesama
Bersedekah dengan niat agar Allah memudahkan rezeki dan memberikan keturunan juga sangat dianjurkan. Banyak kisah menunjukkan bahwa sedekah yang tulus bisa menjadi jalan datangnya keajaiban. -
Menjaga Pola Hidup Sehat dan Hubungan Harmonis
Doa dan usaha harus berjalan seimbang. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berikhtiar dengan cara yang baik. Menjaga kesehatan, memperhatikan pola makan, dan menjalin hubungan suami-istri dengan penuh kasih sayang merupakan bagian dari ikhtiar yang disyariatkan.
Bagi pasangan yang sedang menunggu, jangan pernah merasa lelah dalam berdoa. Allah Maha Mengetahui waktu terbaik untuk mengabulkan doa hamba-Nya. Bisa jadi penundaan bukanlah penolakan, melainkan persiapan bagi datangnya anugerah yang lebih besar.
Baca Juga: Tanggal Rilis Stranger Things Season 5 dan Isyarat Byler dari Noah Schnapp
Rasulullah SAW bersabda
لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَعْجَلْ
“Doa seorang hamba akan terus dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa (ingin segera dikabulkan).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka, teruslah berdoa dengan hati yang penuh harap, beramal dengan niat yang tulus, dan berprasangka baik kepada Allah. Sebab, ketika waktunya tiba, Allah akan memberikan karunia itu dengan cara yang paling indah dan penuh berkah.
Semoga doa dan usaha yang dilakukan setiap pasangan menjadi sebab terbukanya rahmat Allah, sehingga kelak dikaruniai anak-anak yang sehat, saleh, dan menjadi penyejuk mata orang tua. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










