Akurat

Pramono Pasang Tiga Pompa Stasioner untuk Cegah Banjir di Daan Mogot

Citra Puspitaningrum | 3 Februari 2026, 20:16 WIB
Pramono Pasang Tiga Pompa Stasioner untuk Cegah Banjir di Daan Mogot

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan langkah cepat untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan memasang tiga pompa stasioner sekaligus, sebagai solusi jangka pendek pengendalian genangan. Pompa tersebut akan ditempatkan di KM 13, KM 13A, dan KM 13B.

"Yang akan dilakukan penanganan jangka pendek adalah kami akan memasang pompa stasioner tiga di sini sekaligus, yaitu di kilometer 13, 13A, dan 13B. Kalau dulu di tempat ini hanya ada kurang lebih 1.000 liter per detik dan itu pun mobile," kata Pramono, saat meninjau pembangunan rumah pompa di Daan Mogot, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Bali Diserbu Banjir, Klaim Asuransi Allianz Tembus Rp22 Miliar

Dia menjelaskan, pompa stasioner tersebut memiliki kapasitas hingga sekitar 7.000 liter per detik. Peningkatan kapasitas jumbo diharapkan mampu mengurangi genangan yang selama ini menjadi masalah utama di ruas Jalan Raya Daan Mogot.

Kawasan Daan Mogot KM 13 menjadi langganan banjir, karena posisi jalan yang berada lebih rendah dari permukaan Sungai Mookervart. Kondisi topografi tersebut membuat air tetap menggenang meski hujan tidak terlalu ekstrem.

"Kami berharap dengan penanganan itu secara jangka pendek akan teratasi persoalan banjir yang ada di Daan Mogot KM 13 ini," ujarnya.

Selain langkah jangka pendek, Pramono juga membuka opsi penanganan jangka menengah dengan pembangunan flyover. Dia meminta, rencana keberadaan flyover perlu dikaji untuk mengatasi persoalan banjir secara lebih permanen.

Baca Juga: DPRD Jakarta: Penanganan Banjir Tak Bisa Musiman, Pengerukan Sungai Harus Rutin Dilakukan

"Untuk jangka menengah saya sedang memikirkan apakah memang diperlukan untuk membuat flyover di tempat ini, yang panjangnya mungkin lebih dari dua kilometer. Saya akan minta segera Dinas Bina Marga untuk menghitung kembali flyover di tempat ini," katanya.

Jalan Raya Daan Mogot merupakan salah satu ruas jalan utama di Jakarta Barat yang kerap tergenang saat musim hujan. Ketinggian air saat dilanda hujan bisa mencapai 40 sentimeter dan mengakibatkan kemacetan panjang.

Pembangunan rumah pompa ini ditujukan untuk meningkatkan pengendalian banjir dengan mereduksi debit air pada sistem Polder Cengkareng dan Polder Kapuk Poglar. Upaya ini difokuskan pada area rawan genangan di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Kedaung Kali Angke, dan Kelurahan Cengkareng Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.