Akurat

Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta Diklaim Turunkan Curah Hujan hingga 23,85 Persen

Citra Puspitaningrum | 2 Februari 2026, 14:38 WIB
Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta Diklaim Turunkan Curah Hujan hingga 23,85 Persen
 
AKURAT.CO Operasi modifikasi cuaca terus dilakukan di Jakarta dan wilayah penyangga.
 
Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta mencatat adanya penurunan curah hujan hingga 23,85 persen.
 
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan, OMC telah dilaksanakan dalam empat sorti penerbangan menggunakan pesawat Casa 212-200 A-2105 milik TNI Angkatan Udara.
 
"Hasil evaluasi data curah hujan, pelaksanaan modifikasi cuaca sejak 30 Januari hingga hari ini terindikasi mampu menurunkan curah hujan sebesar 23,85 persen," kata Isnawa kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
 
Sorti pertama dilaksanakan di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian NaCl sebanyak 800 kilogram pada ketinggian 10.000-11.000 kaki. Sorti kedua dilaksanakan di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian NaCl sebanyak 800 kilogram pada ketinggian 8.000-10.000 kaki.
 
Sorti ketiga dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bogor dengan penyemaian CaO sebanyak 800 kilogram pada ketinggian 7.000-8.000 kaki. Sorti keempat kembali dilaksanakan di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian NaCl sebanyak 800 kilogram.
 
Dengan tambahan empat sorti tersebut, total pelaksanaan penerbangan OMC sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2026 telah mencapai sembilan sorti. Sementara itu, total bahan semai yang telah digunakan hingga hari ini tercatat NaCl sebanyak 4.000 kilogram dan CaO sebanyak 3.200 kilogram, dengan total jam terbang mencapai 13 jam 10 menit.
 
Isnawa menegaskan, pelaksanaan OMC akan terus dilakukan seiring masih terus berkembangnya bibit siklon tropis di Samudera Hindia dan aktivitas monsun Asia yang kuat.
 
"Upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemprov DKI dalam mengurangi risiko banjir dan genangan," ujarnya.
 
Oleh karena itu, BPBD Jakarta akan melakukan koordinasi dan sinergi dengan BMKG, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya, guna memastikan pelaksanaan OMC berjalan optimal dan sesuai dengan analisis dinamika atmosfer terkini.
 
"BPBD merencanakan kembali pelaksanaan empat sorti penerbangan modifikasi cuaca pada hari ini, Senin 2 Februari 2026," katanya. 
 
BPBD Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. 
 
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir.
 
"Informasi kebencanaan dan layanan kedaruratan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi bpbd.jakarta.go.id, dan media sosial resmi @bpbddkijakarta," tuturnya.
 
Wilayah yang terdapat genangan/banjir dapat diakses secara real-time melalui aplikasi JAKI, serta melalui website pantau banjir di https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.