Akurat

Update Banjir di Jakarta, 20 Wilayah RT dan Lima Ruas Jalan Masih Tergenang

Paskalis Rubedanto | 29 Januari 2026, 10:57 WIB
Update Banjir di Jakarta, 20 Wilayah RT dan Lima Ruas Jalan Masih Tergenang

AKURAT.CO Banjir di Jakarta Kembali terjadi setelah hujan lebat mengguyur sepanjang Rabu (28/1/2026) malam.

BPBD Provinsi Jakarta melaporkan, hingga Kamis (29/1/2026) pukul 09.00 WIB, sebanyak 20 wilayah RT dan lima ruas jalan masih terendam banjir.

Kondisi ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta kenaikan status Waspada (Siaga 3) di sejumlah pintu air, mulai dari Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu hingga Pintu Air Manggarai yang mencapai level Siaga 3 pada Kamis (29/1/2026) dini hari.

Berdasarkan data terbaru Pusdalops BPBD Jakarta, wilayah Jakarta Timur menjadi yang paling terdampak parah dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter akibat luapan Sungai Ciliwung.

Berikut rincian banjir di Jakarta hari ini:

1. Jakarta Timur (14 RT)

* Kelurahan Bidara Cina: 4 RT

* Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT

* Kelurahan Cawang: 5 RT

* Kelurahan Cililitan: 1 RT

* Ketinggian: 110 s/d 150 cm.

* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung.

2. Jakarta Barat (6 RT)

* Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT

* Kelurahan Kedoya Selatan: 3 RT

* Ketinggian: 30 s/d 70 cm.

Baca Juga: Pemprov Harus Hadirkan Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir di Jakarta

Selain pemukiman warga, banjir di Jakarta juga menghambat akses transportasi di sejumlah ruas jalan dengan rincian:

* Jalan Meruya Selatan, Jakarta Barat (40 cm)

* Jalan Srengseng Raya, Jakarta Barat (40 cm)

* Jalan Raden Inten II, Jakarta Timur (25 cm)

* Jalan Daan Mogot KM 12, Jakarta Barat (15 cm)

* Jalan Cileduk Raya, Jakarta Selatan (15 cm).

BPBD Jakarta telah mengerahkan personel gabungan dari Dinas SDA, Dinas Bina Marga dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air di lokasi genangan.

Petugas di lapangan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tulis keterangan Pusdalops BPBD Jakarta.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Jika berada dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan nomor tunggal kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam.

Baca Juga: Pramono: Tak Semua Pihak Senang Jakarta Bebas Banjir

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.