Akurat

Bupati Aceh Tamiang Ajukan Bantuan Pangan dan BLT ke Presiden Prabowo

Paskalis Rubedanto | 2 Januari 2026, 23:43 WIB
Bupati Aceh Tamiang Ajukan Bantuan Pangan dan BLT ke Presiden Prabowo

AKURAT.CO Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengajukan permohonan bantuan pangan serta bantuan langsung tunai (BLT) kepada Presiden Prabowo Subianto guna menopang pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Armia menyampaikan, dengan jumlah penduduk Aceh Tamiang mencapai 313.245 jiwa, pemerintah daerah membutuhkan dukungan pangan untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat selama enam bulan ke depan.

“Kami sudah menghitung bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) kebutuhan beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk enam bulan ke depan,” ujar Armia saat Rapat Koordinasi bersama Presiden Prabowo di Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, kondisi perekonomian masyarakat masih terdampak cukup berat akibat bencana yang melanda wilayah tersebut.

Karena itu, ketersediaan pangan menjadi kebutuhan mendesak, terlebih menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga: Prabowo: Jadi Pejabat Harus Siap Dihujat dan Difitnah, Jadikan Koreksi untuk Kerja Nyata

Armia menambahkan, pemerintah daerah akan segera mengajukan surat resmi kepada kementerian dan lembaga terkait agar bantuan pangan tersebut dapat segera direalisasikan.

Selain bantuan pangan, Armia juga mengajukan permohonan bantuan jaminan hidup berupa BLT sebesar Rp1 juta per kepala keluarga selama satu tahun.

Bantuan tersebut diharapkan dapat diberikan kepada sekitar 111.520 kepala keluarga (KK) di Aceh Tamiang.

“Kalau diperkenankan, masing-masing kepala keluarga bisa mendapatkan Rp1 juta selama satu tahun, Pak Presiden. Ini tentu akan sangat meringankan beban masyarakat kami,” kata Armia.

Ia berharap, dukungan bantuan pangan dan BLT dari pemerintah pusat dapat membantu masyarakat Aceh Tamiang bertahan sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana secara bertahap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.