Akurat

Gibran Minta Kelompok Rentan Diprioritaskan dalam Penanganan Bencana di Aceh

Herry Supriyatna | 18 Desember 2025, 19:11 WIB
Gibran Minta Kelompok Rentan Diprioritaskan dalam Penanganan Bencana di Aceh

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, menegaskan, komitmen pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh terpenuhi.

Penanganan prioritas, menurutnya, harus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang berada di pengungsian.

“Saya titip lansia, ibu hamil, anak-anak, balita, dan ibu menyusui agar benar-benar diprioritaskan. Jangan sampai ada yang sakit dan tidak terobati, atau tidak kebagian makanan maupun bantuan apa pun,” ujar Gibran saat meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (17/12/2025).

Wapres menjelaskan, pemerintah pusat melalui berbagai kementerian dan BUMN terus bergerak cepat mengatasi kendala infrastruktur yang menghambat distribusi bantuan.

Salah satu persoalan utama adalah terputusnya puluhan jembatan yang berdampak pada kelancaran penyaluran logistik dan bahan bakar minyak (BBM).

“Tercatat ada 95 jembatan yang terputus. Ini tentu berdampak pada distribusi sembako, logistik, dan BBM. Ini menjadi pekerjaan rumah kami di pemerintah pusat untuk segera memperbaikinya agar arus distribusi kembali lancar,” jelasnya.

Sebelumnya, Wapres meninjau langsung posko pengungsian untuk memastikan kesiapan fasilitas, kondisi hunian sementara, serta pelayanan dasar bagi para pengungsi.

Ia juga menyambangi tenda-tenda pengungsian dan berdialog dengan warga guna mendengarkan langsung kondisi serta kebutuhan yang mereka rasakan.

Baca Juga: DPR Minta Kewaspadaan Ditingkatkan Terkait Siklon Tropis 93S Jelang Libur Akhir Tahun

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menegaskan bahwa pemerintah pusat bergerak cepat bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum, serta didukung Pertamina dan PLN.

“Kita segerakan semuanya, mulai dari listrik, BBM, hingga kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya.

Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, Wapres juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak akibat bencana di lokasi yang lebih aman.

“Pak Presiden sudah beberapa kali turun langsung ke lokasi bencana dan berkomitmen membangun kembali rumah-rumah warga. Lokasinya nanti ditentukan bersama pemerintah daerah, yang terpenting aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi keluhan warga terkait keterbatasan sinyal dan akses internet di lokasi pengungsian, Wapres memastikan pemerintah akan segera menyiapkan solusi.

“Nanti kita pasangkan Starlink agar komunikasi dan akses internet bisa segera digunakan. Listrik, BBM, dan jaringan komunikasi kita percepat semuanya,” ujarnya.

Wapres menegaskan, penanganan dan pemulihan pascabencana membutuhkan semangat gotong royong dari seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, BUMN, serta elemen masyarakat lainnya.

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergotong royong agar masyarakat terdampak benar-benar tertangani dan pemulihan berjalan cepat,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Diminta Serius Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.