Akurat

Sambut Hari Ibu, KKJ dan BIP Mengusap Lelah Buruh Pengupas Bawang Pasar Kramat Jati

Citra Puspitaningrum | 4 Desember 2025, 19:46 WIB
Sambut Hari Ibu, KKJ dan BIP Mengusap Lelah Buruh Pengupas Bawang Pasar Kramat Jati

AKURAT.CO Komunitas Kebaya Jakarta (KKJ) menggandeng Bhakti Istri Pegawai (BIP) Perumda Pasar Jaya menggelar kegiatan berbagi kepada 120 buruh pengupas bawang di Pasar Induk Kramat Jati, pada Rabu (3/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menempatkan para perempuan pekerja informal sebagai pusat perhatian pada momentum peringatan Hari Ibu 22 Desember 2025.

Ketua Komunitas Kebaya Jakarta, Happy Djarot, menyampaikan alasan pemilihan buruh pengupas bawang sebagai penerima apresiasi.

Dia menyebut para perempuan itu sebagai pejuang keluarga yang bekerja dari pagi hingga malam dengan pendapatan yang jauh dari layak.

Baca Juga: Kapan Hari Ibu? Berikut Ini Sejarah Hari Ibu di Indonesia

"Kami, komunitas perempuan, ingin memberikan perhatian kepada para pejuang perempuan. Untuk momentum Hari Ibu, kami memilih buruh pengupas bawang di Pasar Induk karena mereka mayoritas perempuan yang setiap hari bekerja keras," jelas Happy.

Dia mengatakan, para buruh pengupas bawang di Pasar Induk Kramat Jati bukan hanya tulang punggung keluarga tetapi juga kelompok pekerja yang kerap luput dari sorotan publik.

Karena itu, KKJ dan BIP Pasar Jaya memberi ruang bagi mereka untuk merasakan kebahagiaan, meskipun hanya sejenak.

"Mereka ingin merasakan kebahagiaan. Kami memberikan dukungan, apresiasi, dan bantuan agar perempuan-perempuan pengupas bawang ini tetap semangat bekerja untuk mendampingi keluarga," jelas Happy.

Baca Juga: Trending Ucapan Selamat Hari Ibu, Apakah Menghormati Ibu Hanya saat Hari Ibu? Ini Penjelasan Islam

Dalam kesempatan tersebut, Happy juga menitipkan pesan agar para buruh tetap waspada menghadapi potensi kebakaran dan banjir yang sering mengancam warga Jakarta.

"Tetap semangat, dan tolong jaga rumah serta keluarga masing-masing agar terhindar dari bencana tersebut," tuturnya.

Istri Wakil Gubernur Jakarta, Dewi Rano Karno, yang turut hadir memberi dukungan.

Dia menyampaikan rasa bangganya atas perhatian yang diberikan kepada para buruh yang menyelesaikan 20 kilogram bawang per hari dengan upah sekitar Rp70 ribu.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Golkar Dorong Perempuan Kembangkan Kapasitasnya

"Mereka bekerja dari pagi sampai jam sepuluh malam. Untuk 20 kilogram bawang, mereka hanya mendapat Rp3.000 per kilogram. Wajar jika kita ingin memberikan penghargaan dan mengajak mereka senang-senang walaupun hanya sehari sebagai bentuk healing," jelasnya.

Usai acara, Dewi meninjau sejumlah titik perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati dan menyebut harga komoditas masih stabil.

"Saya tanya harga masih stabil, belum ada kenaikan. Bahkan lebih murah dibanding tempat lain," katanya.

Ketua BIP Perumda Pasar Jaya, Raesita Kamaylia, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi tersebut.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Pena Mas Gelar Seminar Parenting dalam Membentuk Karakter Anak

Dia menilai kegiatan ini telah memberi kesempatan bagi para buruh untuk berkumpul, menerima santunan dan merasakan keberadaan mereka dihargai.

"Ini bentuk apresiasi kepada buruh yang selama ini kurang diperhatikan. Jumlahnya ada 120 orang, semuanya buruh wanita pengupas bawang di Pasar Induk," kata Raesita.

Melalui program ini, KKJ dan BIP Pasar Jaya berharap Hari Ibu tidak berhenti sebagai perayaan simbolis tetapi menjadi momentum untuk menguatkan para perempuan pekerja informal yang setiap hari bekerja dalam sunyi, namun memberi terang bagi keluarganya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.