Akurat

Pramono Senang Digitalisasi Pasar Bikin Copet dan Pencuri Gulung Tikar

Citra Puspitaningrum | 25 Oktober 2025, 19:33 WIB
Pramono Senang Digitalisasi Pasar Bikin Copet dan Pencuri Gulung Tikar

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan program digitalisasi pasar yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah membawa perubahan besar bagi masyarakat Jakarta. 

Tak hanya mempermudah transaksi jual beli di pasar tradisional, kebijakan ini juga terbukti menekan angka kriminalitas seperti pencurian dan pencopetan.

Baca Juga: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen

"Ketika saya menggagas digitalisasi di pasar, salah satu hal utama adalah membuat masyarakat lebih mudah berbelanja tanpa perlu membawa uang tunai. Sekarang secara signifikan terjadi pengurangan orang yang membawa uang cash," kata Pramono usai membuka Jakarta Economic Forum (JEF) 2025 di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2025).

Dia menjelaskan, penerapan sistem pembayaran digital menjadi bagian dari visi besar Pemprov Jakarta dalam membangun tata kelola ekonomi daerah yang lebih efisien dan aman. 

Menurutnya, kebiasaan masyarakat bertransaksi secara nontunai bukan hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mengubah wajah pasar tradisional menjadi lebih modern.

"Program ini bukan sekadar transformasi digital, melainkan upaya membangun perilaku ekonomi yang lebih tertib dan berkelanjutan. Itulah yang kita inginkan di Jakarta," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.