Akurat

Survei ARCI: Kepuasan Warga Jatim terhadap Kebijakan Energi Prabowo–Gibran Tembus 75,5 Persen

Herry Supriyatna | 21 Oktober 2025, 20:56 WIB
Survei ARCI: Kepuasan Warga Jatim terhadap Kebijakan Energi Prabowo–Gibran Tembus 75,5 Persen

AKURAT.CO Kebijakan energi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Jawa Timur.

Berdasarkan survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), sebanyak 75,5 persen warga Jatim menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah dalam menjaga kemandirian energi nasional selama satu tahun terakhir.

Direktur ARCI, Baihaki Sirajt, menjelaskan bahwa tingkat kepuasan terhadap kebijakan energi merupakan salah satu yang tertinggi, setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kebijakan efisiensi anggaran.

“Kebijakan energi menjadi indikator penting. Warga menilai langkah pemerintah menjaga kemandirian energi dan mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berjalan dengan baik,” ujar Baihaki di Surabaya, Selasa (21/10/2025).

Secara keseluruhan, ARCI mencatat 82,2 persen warga Jawa Timur puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo–Gibran.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap arah kebijakan nasional, terutama dalam memperkuat ketahanan energi dan kemandirian ekonomi daerah.

“Angka ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan efektif. Apresiasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah terus meningkat,” tambahnya.

Baca Juga: Apa Dampaknya Jika Tidak Ada Energi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Menurut Baihaki, salah satu faktor yang memperkuat persepsi positif publik adalah kebijakan energi berbasis rakyatyang digagas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Publik menilai kebijakan di sektor energi memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal, terutama di daerah penghasil migas seperti Bojonegoro, Tuban, dan Gresik.

“Jawa Timur menjadi salah satu basis kepuasan tertinggi karena masyarakat melihat hasil konkret dari kebijakan energi, hilirisasi, serta transisi ke energi baru terbarukan,” jelasnya.

Kebijakan legalisasi dan optimalisasi sumur minyak rakyat menjadi salah satu contoh konkret keberhasilan tersebut.

Berdasarkan data Dinas ESDM Jawa Timur, terdapat 798 sumur minyak rakyat yang telah diinventarisasi, masing-masing 371 di Bojonegoro, 408 di Tuban, dan 19 di Gresik.

Program ini merupakan implementasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, yang memberi ruang bagi BUMD, koperasi, dan UMKM untuk mengelola sumur minyak masyarakat secara legal dan berkelanjutan.

Langkah tersebut dinilai efektif dalam memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

“Kebijakan ini tidak hanya soal energi, tapi juga pemberdayaan ekonomi rakyat. Menteri Bahlil berhasil menghubungkan kepentingan energi nasional dengan manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuh Baihaki.

Meski tingkat kepuasan publik tinggi, ARCI mengingatkan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek energi dan hilirisasi.

Baca Juga: Mauricio Souza Puas dengan Pertahanan Persija Jakarta Lawan Persebaya Surabaya

“Tantangannya kini bukan hanya mempercepat, tetapi juga memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan. Publik puas, tetapi mereka juga semakin kritis,” tegas Baihaki.

Survei ARCI dilakukan pada 7–17 Oktober 2025 di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan melibatkan 1.200 responden.

Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling dengan margin of error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.