DPRD Minta Penyelidikan Tuntas Kasus TransJakarta Hantam Empat Ruko Pulogebang

AKURAT.CO Anggota Komisi C DPRD Jakarta, August Hamonangan, menegaskan perlunya penyelidikan mendalam terkait kecelakaan bus TransJakarta yang menabrak rumah toko (ruko) di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.
"Perlu ada penyelidikan terhadap kejadian tersebut, mengapa kecelakaan yang tragis itu bisa terjadi," kata August saat dihubungi di Jakarta, Minggu (21/9/2025).
Menurut dia, selama ini TransJakarta dikenal memiliki standar tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kecelakaan yang menimbulkan kerusakan pada aset warga ini harus ditelusuri penyebabnya secara seksama.
Baca Juga: DPRD Jakarta Segera Panggil Manajemen TransJakarta Terkait Kecelakaan di Pulogebang
"Baru setelah itu kita bisa membuat kesimpulan mengenai langkah berikutnya yang perlu diambil agar kejadian serupa tidak terulang lagi," ujarnya.
August juga meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bersama manajemen TransJakarta, bertanggung jawab terhadap kerusakan-kerusakan yang timbul akibat insiden tersebut.
Sebelumnya, warga Cakung berharap adanya ganti rugi setelah rumahnya ditabrak bus Transjakarta Koridor 11 rute Pulo Gebang-Kampung Melayu pada Jumat (19/9/2025) pagi.
"Harapannya, dari pihak berwenang ada ganti rugi, ya bangunan yang rusak bisa dibangun ulang, dikembalikan seperti semula," kata Nurjaya.
Akibat kejadian tersebut sebanyak tujuh bangunan warga rusak, terdiri dari satu toko sepatu, satu toko telepon seluler (handphone), tiga unit indekos dan dua unit rumah warga di RT 15/RW 03, Pulogebang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









