Sempat Tertunda, Pramono Minta Rekrutmen Pegawai Damkar Diumumkan Pekan Depan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta agar penerimaan pegawai Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) segera diumumkan. Dia memastikan, proses seleksi berjalan transparan dan melibatkan banyak pihak.
"Saya sudah memberikan keleluasaan kepada Dinas Damkar untuk segera mengumumkan, karena memang prosesnya sudah dilalui dengan baik dan sangat transparan, terbuka, melibatkan TNI, Polri, dan Kementerian PANRB," kata Pramono di Rawa Buaya, Jakarta Barat, Sabtu (20/9/2025).
Menurutnya, rencana pengumuman sebenarnya dijadwalkan pada pekan ini. Namun karena masih ada urusan administrasi, jadwal pengumuman sedikit tertunda.
"Saya minta jangan terlalu lama, minggu depan bisa diumumkan," ujarnya.
Baca Juga: Rabu, Pemprov Jakarta Umumkan Seribu Nama Calon Petugas Damkar Lolos Seleksi Awal
Terpisah, hingga hari ini Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi Jakarta, Bayu Meghantara, belum memberi tanggapan.
Meski instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur, hingga berita ini diturunkan Bayu Meghantara masih bungkam. Tidak ada keterangan resmi dari pihak Dinas Gulkarmat terkait jadwal pengumuman rekrutmen pegawai baru.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jakarta akan mengumumkan 1.000 nama calon petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) yang lolos seleksi tahap awal pada Rabu (17/9/2025).
"Besok seleksi awal akan diumumkan. Penetapan nama-nama seribu orang pada hari Rabu," kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Kantor Dinas Damkar Jakarta, Senin (15/9/2025).
Menurut Pramono, nama-nama tersebut lebih dulu akan dilaporkan oleh Kepala Dinas Gulkarmat kepada dirinya sebelum memperoleh persetujuan.
Baca Juga: Diawasi Ketat, DPRD Jakarta Jamin Seleksi PJLP Damkar Tidak Ada Titipan
Rekrutmen petugas Damkar Jakarta dibuka sejak Selasa (12/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025). Dalam tiga hari itu, tercatat sebanyak 24.405 orang mendaftar. Menurutnya, hampir separuh atau lebih dari 45 persen berasal dari luar Provinsi Jakarta.
"Yang mendaftar sebanyak 24.405. Tetapi yang membuat saya terkejut adalah warga luar Jakarta yang mendaftar cukup tinggi, di atas 45 persen," katanya.
Meski jumlah pendaftar tinggi, hanya sekitar 17 persen atau 4.200 pelamar yang lolos seleksi administrasi. Sebagian besar gugur karena tidak memenuhi syarat dasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









