Akurat

Pemprov Siapkan Perayaan 5 Abad Kota Jakarta dengan Konsep 'Titik Temu'

Citra Puspitaningrum | 28 Agustus 2025, 08:19 WIB
Pemprov Siapkan Perayaan 5 Abad Kota Jakarta dengan Konsep 'Titik Temu'

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menjalin kerja sama dengan PT Relasi Aksara Sinergi, untuk menyambut perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027. Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI menjadi ujung tombak pelaksanaan kerja sama tersebut.

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menegaskan persiapan lima abad Jakarta telah dirancang sejak awal kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung. Oleh karena itu, teknis acara harus ditangani pihak profesional.

"Saya pun berdiskusi dengan Bappeda agar dibentuk tim khusus, karena ini fokus yang tidak bisa dikerjakan sembarangan, melainkan oleh orang yang memang expert di bidangnya," kata Rano, dikutip Kamis (28/8/2025).

Baca Juga: Fraksi NasDem Jakarta Temui Pramono, Bahas Operasional RT/RW hingga Transportasi Publik

Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Setda Provinsi Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan kerja sama ini berawal dari kesepakatan pada 20 Juni 2025. Orientasi kerja sama tersebut, menitikberatkan pada pembangunan manusia dan kebudayaan.

"Ruang lingkup kerja sama meliputi riset bidang kebudayaan, perancangan aktivasi seni budaya warga, pengembangan kapasitas SDM, perumusan kebijakan publik, publikasi, desain grafis, hingga evaluasi dan pelaporan," ungkap Marulina.

Founder PT Relasi Aksara Sinergi, Hilman Faris, menyampaikan konsep besar perayaan ini bertajuk 'Titik Temu', diwujudkan melalui rangkaian kegiatan di 500 titik yang tersebar di 267 kelurahan di Jakarta.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Batal Alihfungsi Trotoar di TB Simatupang: Trotoar Terlalu Pendek

"Partisipasi dimulai dari akar rumput. Kita ajak komunitas, warga, RT/RW, hingga kelurahan untuk bergerak. Rangkaian ini berlangsung dari sekarang hingga Juni 2027. Tahun 2026 ada konsolidasi tingkat kecamatan, dan 2027 semuanya bertemu di tingkat provinsi," jelasnya. 

Menurutnya, perayaan ini tidak sekadar menampilkan kesenian, tetapi juga mengangkat isu-isu kebudayaan yang dekat dengan warga, mulai dari lingkungan, utilitas, hingga keamanan.

"Semua ini kita rangkum dalam platform bernama Titik Temu. Harapannya, rasa kepemilikan warga terhadap perayaan 500 tahun Jakarta semakin kuat," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.