Akurat

Pemprov Siapkan Wajah Baru Ragunan, Ada Kereta Gantung hingga Lalu Lintas Lebih Lancar

Citra Puspitaningrum | 7 Agustus 2025, 11:15 WIB
Pemprov Siapkan Wajah Baru Ragunan, Ada Kereta Gantung hingga Lalu Lintas Lebih Lancar

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan merevitalisasi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) besar-besaran, mulai tahun depan. Proyek revitalisasi ini, digadang-gadang akan menjadi salah satu proyek ikonik Jakarta berkelas dunia. 

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, mengatakan saat ini Pemprov Jakarta tengah mematangkan detail engineering design (DED) sebagai fondasi awal perencanaan revitalisasi.

DED mencakup desain, spesifikasi teknis, hingga perhitungan menyeluruh yang mengedepankan prinsip konservasi dan kesejahteraan satwa.

Baca Juga: Taman Margasatwa Ragunan Dikunjungi 44 Ribu Orang Saat Libur Waisak

"Sekarang lagi tahap persiapan. Sedang direncanakan dan di-visioning-kan oleh konsultan. Kalau perencanaan selesai tahun ini, diusahakan mulai revitalisasi tahun depan," kata Fajar, dikutip Kamis (7/8/2025). 

Dia menjelaskan, proyek revitalisasi ini akan dilakukan tanpa menyentuh dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Rencananya sih, kalau bisa, enggak usah pakai dana APBD. Pakai di luar APBD lah," imbuhnya.

Langkah ini pun mendapat dukungan penuh dari Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno. Dalam rapat terbatas, Rano menyoroti pentingnya peningkatan kualitas Ragunan sebagai destinasi wisata favorit warga ibu kota.

Baca Juga: Pramono Groundbreaking Taman Bendera Pusaka Besok, Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta

Salah satu gagasan yang muncul dari rapat tersebut adalah pembangunan kereta gantung di dalam kawasan Ragunan. Fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan akses pengunjung dari satu zona ke zona lain di dalam area seluas lebih dari 140 hektare tersebut.

"Itu bisa kan dibikin semacam kereta gantung, supaya bisa menjadi fasilitas. Dia bisa mutar, kan. Supaya orang kalau mau ke kandang itu jalannya enggak jauh," ujar Rano.

Tak hanya soal fasilitas, dia juga memberi perhatian khusus terhadap masalah klasik di Ragunan yakni kemacetan. Dia meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem lalu lintas di sekitar area pintu masuk Ragunan, terlebih saat akhir pekan yang selalu dipadati pengunjung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.