Uji Coba Ditunda, Pramono Ingin Car Free Night Dikaji Lebih Dalam

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kepadatan agenda kegiatan di kawasan Monas dan sekitarnya, menjadi salah satu pertimbangan utama ditundanya uji coba Car Free Night (CFN).
"Jadi begini, kebetulan acara di sekitar Monas secara berturut-turut kan ada. Termasuk hari ini tadi kan 'Jakarta dalam Warna' yang dihadiri oleh puluhan ribu orang," ujar Pramono di TMII, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025).
Jika jalan utama Jakarta terlalu sering disterilkan untuk berbagai acara, maka akan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga. Oleh karena itu, dia meminta kepada jajaran Pemprov untuk mengkaji lebih lanjut pelaksanaan CFN agar tidak menimbulkan gangguan.
Baca Juga: Batalkan Jakarta Muharram Festival dan CFN, Pramono Takut Penutupan Jalan Jadi Polemik
"Saya menyampaikan kepada teman-teman Balai Kota untuk car free night dikaji terlebih dahulu. Yang paling penting, tidak mengganggu, tidak boleh mengganggu acara-acara yang ada di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin ketika sebelum jam 10 malam," jelasnya.
Politikus PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan, antara kegiatan sosial dan roda ekonomi masyarakat. "Kalau ada misalnya keluarga yang mengadakan gathering, ada acara keluarga, perkawinan, harus acaranya selesai dulu baru car free night diadakan," tutup Pramono.
Dengan penundaan ini, Pemerintah Provinsi Jakarta ingin memastikan penerapan CFN tidak menabrak kepentingan publik lainnya, terutama yang berkaitan dengan ekonomi dan sosial masyarakat urban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









