Akurat

Tetap Waspada, Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Tinggi

Wahyu SK | 24 Mei 2025, 05:55 WIB
Tetap Waspada, Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Tinggi

AKURAT.CO Hasil analisis visual dan instrumental terhadap Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan aktivitas yang masih tergolong tinggi.

"Oleh karena itu, tingkat aktivitas gunung api ini masih ditetapkan pada Level IV (Awas)," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, dalam keterangan yang diterima, Sabtu (24/5/2025).

Dia menjelaskan, pada periode 22 Mei 2025 pukul 12.00 Wita hingga 23 Mei 2025 pukul 18.00 Wita, tercatat Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi satu kali dengan tinggi kolom mencapai 300 meter di atas puncak.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Hebat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Embusan asap terlihat dengan tekanan lemah hingga sedang berwarna putih di sekitar kawah pada ketinggian 500-700 meter di atas puncak.

"Suara gemuruh sudah tidak terdengar, begitu juga sinar api sudah tidak tampak," ujar Wafid.

Rekaman aktivitas kegempaan yang terjadi dalam rentang waktu tersebut adalah satu kali gempa letusan, 12 kali gempa embusan, 24 kali gempa harmonik, 31 kali gempa vulkanik dalam, sesekali tektonik lokal dan delapan kali gempa tektonik jauh.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Revitalisasi 26 Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Dari data kegempaan, terlihat indikasi penurunan aktivitas permukaan.

Namun, suplai dari kedalaman masih terlihat yang ditandai dengan peningkatan gempa vulkanik dalam yang cukup tetapi dominan amplitudo kecil.

Sementara, data tiltmeter menunjukkan penurunan, yang menandakan tekanan dari dalam menuju pada kestabilan.

Baca Juga: Aktivitas Menurun, Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Jadi Level Siaga

Dari visual drone, terlihat adanya material lava di dasar kawah Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Apabila terjadi erupsi yang membongkar lava akan bersifat eksplosif dengan energi yang besar," jelas Wafid.

Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dan sektoral barat-timur laut sejauh 7 kilometer dari pusat erupsi.

Baca Juga: Kapolri Pastikan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Tersalurkan dengan Baik

"Tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah," pesan Wafid.

Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu, masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana diimbau mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, khususnya di daerah aliran sungai yang berhulu pada puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya dan Nurabelen.

Baca Juga: Siaga, Aktivitas Kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Tinggi

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK