Akurat

Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Pendatang Baru, Tapi dengan Syarat...

Citra Puspitaningrum | 8 April 2025, 17:03 WIB
Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Pendatang Baru, Tapi dengan Syarat...

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Jakarta terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari nafkah dan menetap di ibu kota. Namun, dia menekankan pentingnya mematuhi aturan administrasi kependudukan sebagai syarat utama.

"Kami tidak akan melakukan operasi yustisi. Pendekatan yang kami lakukan adalah melalui pendataan administrasi. Secara administratif, pendatang harus memiliki data adminduk dari daerah asal. Itu syaratnya, jangan sampai ada orang yang tidak memiliki identitas. Kalau sudah beridentitas, silakan mencari pekerjaan di Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Selain itu, Pramono mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan balai rakyat yang menawarkan pelatihan keterampilan bagi warga pendatang.

Baca Juga: Dua Persen Pegawai Pemprov Jakarta Enggak Ikut Halal Bihalal Bareng Pramono-Rano Karno

Dia berharap, para pendatang dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja Jakarta.

"Kami harapkan para pendatang memiliki keahlian dan keterampilan tertentu. Namun jika belum, kami membuka ruang bagi siapa pun untuk mengikuti pelatihan keterampilan yang diselenggarakan di kecamatan, balai warga, dan BLK," ucapnya.

Dia juga mengingatkan, mengenai persaingan pekerjaan di Jakarta cukup ketat. Oleh karena itu, penting bagi pendatang untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum mencari pekerjaan di ibu kota.

"Silakan kemudian mencari nafkah pekerjaan di Jakarta. Kita buka lebar tetapi persaingan di Jakarta juga tidak mudah," tambahnya.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Jakarta berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pendatang baru sekaligus menjaga ketertiban dan kualitas sumber daya manusia di ibu kota.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.