Cianjur Dilanda Banjir hingga 2 Meter, Ratusan Warga Dievakuasi

AKURAT.CO Curah hujan yang tinggi, membuat sejumlah kecamatan di wilayah selatan Cianjur, Jawa Barat dilanda banjir. Bahkan, banjir yang melanda Kecamatan Agrabinta dilanda banjir setinggi 2 meter.
Atas kejadian ini, Petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengevakuasi sekitar 110 Kepala Keluarga terdiri dari 296 jiwa, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, ke aula desa.
Kepala Pelaksana BPBD Cianjur, Asep Kusmana Wijaya, mengatakan bencana alam yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah selatan Cianjur, termasuk Agrabinta, membuat pihaknya meminta aparat desa dan kecamatan menyiapkan lokasi pengungsian.
"Ini sebagai upaya penanganan cepat ketika bencana alam seperti banjir dan longsor susulan kembali terjadi seiring curah hujan yang masih tinggi melanda Cianjur hingga tiga hari ke depan berdasarkan informasi BMKG," kata Asep, dikutip Antara, Rabu (4/12/2024).
Baca Juga: 8 Daftar Promo Tempat Wisata Saat Pilkada 27 November 2024, Banjir Diskonnya
Puluhan petugas gabungan dibantu Relawan Tangguh Bencana (Retana) dan relawan PMI Cianjur, menyisir perkampungan warga untuk melakukan pendataan dan membantu proses evakuasi warga. Terutama, yang memiliki balita dan lansia ke aula desa untuk sementara.
Hingga Rabu petang, hujan masih mengguyur sebagian besar wilayah Cianjur, termasuk Kecamatan Agrabinta. Akibatnya, air bah yang mengenangi perkampungan warga bertambah tinggi, sehingga dua perahu karet milik BPBD Cianjur diturunkan untuk penanganan cepat evakuasi.
"Debit air di Sungai Cibuni yang membentang di wilayah Agrabinta masih tinggi dan terus meluap, sehingga dengan cepat mengenangi perkampungan yang dilintasi termasuk Desa Mekasari dan Desa Sukamanah, saat ini petugas masih melakukan pendataan," jelasnya.
Dia menjelaskan, bencana alam banjir juga melanda Desa Kadupandak, Kecamatan Kadupandak, di mana sebagian besar warga mengungsi ke rumah saudara mereka yang dinilai aman dari banjir, karena meluapnya Sungai Cibala yang melintasi perkampungan.
Puluhan petugas gabungan disiagakan di lokasi guna membantu warga, terutama yang mengungsi, karena curah hujan sampai Rabu petang masih turun mengguyur wilayah selatan Cianjur, yang juga mengalami pergerakan tanah dan longsor di sejumlah titik.
"Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan segera mengungsi ketika air bah semakin tinggi, kami sudah minta petugas segera melakukan penanganan cepat ketika dibutuhkan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







