Akurat

Sekolah Swasta di Wilayah Padat Penduduk Disarankan Jadi Prioritas Program Sekolah Gratis

Citra Puspitaningrum | 8 November 2024, 06:00 WIB
Sekolah Swasta di Wilayah Padat Penduduk Disarankan Jadi Prioritas Program Sekolah Gratis

AKURAT.CO Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah, menyarankan agar program sekolah gratis di DKI Jakarta memprioritaskan sekolah-sekolah swasta di daerah padat penduduk dengan mayoritas masyarakat menengah ke bawah.

Hal ini disampaikan Ima, saat menanggapi kebijakan pemerintah provinsi mengenai kluster sekolah yang layak dijadikan mitra dalam program ini.

Menurutnya, sekolah yang diprioritaskan haruslah berada di wilayah dengan kondisi sosial ekonomi rendah. Di mana sebagian besar warganya berasal dari keluarga tidak mampu.

Baca Juga: DPRD Minta Pemprov Jakarta Perjuangkan Sekolah Gratis untuk Madrasah

"Sekolah tersebut memang di wilayah padat penduduk dan masyarakatnya banyak yang tidak mampu. Ini yang perlu diutamakan," kata Ima di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Dia menambahkan, pentingnya seleksi yang ketat terhadap kualitas pendidikan dan komitmen dari pihak sekolah untuk tidak membeda-bedakan siswa.

"Sekolah yang gratis ini harus tetap memastikan siswa mendapatkan pendidikan yang layak. Guru-gurunya pun harus mengajar dengan baik tanpa diskriminasi. Kalau ada yang membedakan, perlu ada evaluasi," ujarnya.

Dia menuturkan, agar program tersebut dapat berjalan baik pihaknya menekankan adanya pengawasan melekat terhadap guru atau pihak sekolah yang melakukan diskriminasi terhadap siswa.

"Jika ada diskriminasi, perlu ditindak tegas. Itu jadi saran saya untuk memastikan program ini berjalan baik," pungkasnya.

Dengan adanya dorongan dan pengawasan dari DPRD, diharapkan program sekolah gratis ini dapat terlaksana sesuai sasaran dan meningkatkan akses pendidikan di Jakarta bagi masyarakat kurang mampu.

"Adanya subsidi pemerintah melalui program gratis ini diharapkan membantu mereka," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.