Akurat

Tina Toon Kesal Program Sekolah Gratis Luput dari Pembahasan Rapat APBD 2025

Citra Puspitaningrum | 24 Oktober 2024, 14:43 WIB
Tina Toon Kesal Program Sekolah Gratis Luput dari Pembahasan Rapat APBD 2025

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Agustina Hermanto alias Tina Toon, tidak bisa menahan emosinya ketika tidak menemukan anggaran program sekolah gratis saat pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025.

Lantaran kesal, akhirnya Tina Toon menyemprot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosisilo saat rapat kerja, pada Rabu (23/10/2024).

"Soal sekolah gratis dan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Sekolah gratis jalan karena itu yang memang kami harapkan, tapi tanpa mematikan bantuan sosial yang sudah ada berupa KJP Plus dan KJMU," kata Tina dalam rapat di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/10/2024).

Baca Juga: Disdik DKI Jakarta Mulai Data Sekolah Swasta yang Mau Gabung Program Sekolah Gratis

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta dinilai mampu untuk mengeluarkan kebijakan sekolah swasta gratis sekaligus KPJ Plus dan KJMU. Penilaian itu berdasarkan anggaran yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta karena lebih besar ketimbang daerah lain.

Belum lagi, Pemprov DKI Jakarta masih memiliki dana tambahan dari pemerintah pusat sebesar Rp 6 triliun. "Anggaran kita Rp 90 triliun sekarang. Jadi masa tidak memungkinkan sih kita bisa membantu masyarakat lebih luas," ujarnya.

Lebih lanjut, Tina Toon mengungkapkan, program sekolah swasta gratis sudah sangat dinantikan masyarakat Jakarta. Terkhusus, bagi pelajar yang kurang beruntung saat proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah negeri.

"Kami berharap yang tidak dapat misalnya sekolah negeri, PPDB, dan lain-lain, itu bisa dapat sekolah gratis. Jadi jangan dari dinas (Disdik) kemarin, ini jangan langsung (bilang) nggak bisa. Itu kita kesel banget Pak, terus terang," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.