Viral Jembatan Barelang Dirukiah Yayasan Setempat Demi Cegah Aksi Bunuh Diri di Batam

AKURAT.CO Jembatan Barelang di Batam telah sering menjadi lokasi aksi bunuh diri.
Data Basarnas menunjukkan ada lima kasus pada tahun 2024, mengakibatkan empat kematian dan satu selamat.
Untuk mengurangi kejadian ini, Yayasan An Nubuwwah Batam melakukan kegiatan rukiah di Jembatan I Barelang sebagai upaya pencegahan.
Baca Juga: Netizen Beri Reaksi Usai 2NE1 Bersiap Comeback dan Gelar Tur Dunia
Acara rukiah dimulai dengan salat hajat dua rakaat yang dipimpin oleh seorang ustaz dari Yayasan An Nubuwwah Batam, dilanjutkan dengan salat gaib dan doa untuk keselamatan di area Jembatan Barelang.
Setelah itu, air yang telah didoakan disiram di sepanjang tepi jembatan.
Ketua Yayasan An Nubuwwah Batam, Candra P Pusponegoro, mengungkapkan bahwa dirinya tergerak melakukan rukiah karena jembatan ini sering menjadi lokasi bunuh diri, bahkan beberapa pasien rukiahnya mengaku mendapat bisikan untuk mengakhiri hidup di sana.
"Pasien kami sering bercerita bahwa mereka merasa terpanggil dan dibisikkan untuk mengakhiri hidupnya di lokasi ini. Puluhan orang dari berbagai daerah di Batam mengatakan hal yang sama," ujar Candra dikutip Senin (22/7/2024).
Baca Juga: Gaga Muhammad Ingin Bertemu Keluarga Laura Anna, Kakak: Kenapa Baru Sekarang?
Candra menambahkan bahwa bunuh diri dalam Islam merupakan dosa besar dan meninggalkan banyak masalah bagi ahli waris.
"Masalah tidak selesai dengan bunuh diri. Orang yang meninggal akibat bunuh diri meninggalkan hutang dan masalah bagi ahli waris," ujarnya.
Salat gaib juga dilakukan untuk mendoakan orang-orang yang mungkin meninggal di area tersebut sebelum Jembatan Barelang dibangun.
"Kita salat di sini untuk mendoakan mereka dan memberi Al-Fatihah," tambahnya.
Baca Juga: PBB Didesak Segera Usir Israel dari Tanah Palestina
Candra juga menekankan bahwa aksi bunuh diri di Jembatan Barelang bisa berdampak negatif pada pelaku UMKM di sekitar dan menurunkan tingkat kunjungan.
"Jika jembatan ini dianggap angker, ini akan menjadi masalah bagi pedagang di sekitar dan menurunkan ekonomi mereka," jelasnya.
Koordinator Pos Jembatan Barelang, Ditpam BP Batam, Amran, berharap kegiatan rukiah ini dapat mengurangi kasus bunuh diri.
"Dengan adanya acara ini, diharapkan kesadaran masyarakat Batam untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Baca Juga: Piala Presiden: Sempat Tertinggal, Ini Kunci Sukses Persija Jakarta Bungkam Madura di Laga Perdana
Amran menambahkan bahwa pengawasan di sekitar Jembatan Barelang telah diperketat dengan patroli setiap dua jam sekali, meskipun saat ini pengawasan hanya sampai Jembatan 4 karena keterbatasan personil.
"Dulu ada CCTV, tapi rusak tersambar petir. Sekarang kami masih mengajukan pemasangan kembali," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 6Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 8Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar






