KKN UIN Walisongo Kenalkan Moderasi Beragama Lewat Peringatan 1 Muharam

AKURAT.CO Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama Posko 4 UIN Walisongo memperingati 1 Muharram 1446 Hijriah dengan mengadakan Ngaji Moderasi di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang, pada Minggu (7/7/2024).
Peringatan 1 Muharram diawali dengan pembacaan selawat dan tahlil yang dipimpin oleh mahasiswa UIN Walisongo.
Acara ini juga diisi dengan mauidzhoh hasanah oleh Buya Arif Tanjung Datuak Bagindo Kayo.
Dengan membawa pesan moderasi beragama kepada masyarakat, agar saling menghormati dan menyayangi.
Baca Juga: Polda Jabar Akan Hentikan Penyidikan dan Bebaskan Pegi Setiawan
"Moderasi beragama di awal bulan Hijriah itu ketika Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke Madinah, para umat muslim umat kaum muslim, kaum kafir yang masih Yahudi, yang nonmuslim itu tetap menyambut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan penuh kehangatan. Tanpa ada rasa permusuhan, tanpa ada rasa perbedaan. Itu mereka bersatu antara kaum," jelasnya.
Menurut Buya Arif, sebagai umat muslim, kita harus membangun persatuan tanpa rasa membeda-bedakan, baik antara nonmuslim maupun sesama muslim.
Adapun, Ngaji Moderasi merupakan salah satu program kerja unggulan dari Divisi Keagamaan KKN UIN Walisongo.
Koordinator Desa KKN MB Posko 4 UIN Walisongo, Dimas Chairulllah, menambahkan, peringatan 1 Muharram 1446 Hijriah di Kelurahan Pakintelan menjadi wadah pengenalan moderasi beragama kepada masyarakat.
Baca Juga: Jadi Mak Comblang Chand Kelvin - Dea Sahirah, Adly Fairuz: Alhamdulillah Cocok
Ia juga berharap agar rasa toleransi dan moderasi beragama di Kelurahan Pakintelan semakin erat dan menambah rasa cinta masyarakat.
"Selain Ngaji Moderasi, kami juga memiliki program unggulan yaitu Rumah Moderasi Beragama (RMB) yang nanti akan ada di depan Kantor Kelurahan Pakintelan. Yang nanti dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar," jelas Dimas, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (8/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









