Akurat

Tornado Api Muncul Di Bromo, Apakah Itu?

Eko Krisyanto | 13 September 2023, 14:37 WIB
Tornado Api Muncul Di Bromo, Apakah Itu?


AKURAT.CO Tornado api melanda Bukit Teletubbies di Gunung Bromo imbas kebakaran hutan dan lahan yang perparah hembusan angin kencang.

Atas kejadian tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tornado api yang melanda Bromo merupakan fenomena dust devil.

Apa Itu Tornado Api?

Tornado api atau dust devil merupakan pusaran angin kecil namun kuat akibat udara kering dan panas di atas struktur permukaan tanah yang tidak stabil, kemudian naik dengan cepat melalui udara yang lebih dingin di atasnya. Hal tersebut akan membentuk aliran udaran ke atas berupa pusaran yang membawa debu, serpihan serta puing-puing di sekitarnya.

Biasanya tornado api terbentuk setelah kebakaran atau adanya api besar yang akan memicu naiknya suhu secara drastis. Naiknya suhu menyebabkan atmosfer yang tidak stabil membuat udara panas atau api besar terangkat dan udara dingin secara cepat mengisi ruang kosong yang terbentuk.

Sama halnya tornado api yang terjadi di Bromo, sebelum kemunculannya, kawasan bukit Bromo mengalami kebakaran. Selain itu, ketinggian Bukit Teletubbies yang terletak pada 400 MDPL juga membuat udara di sekitar dingin dengan hembusan angin yang kencang. Beberapa faktor tersebut mendukung munculnya tornado api.

Bahaya Tornado Api

Walaupun secara umum ukurannya lebih kecil dari angin puting beliung namun tornado api sama bahayanya. Pasalnya, tornado api memiliki suhu yang sangat tinggi serta mengandung debu dan partikel lainnya.

Umumnya suhu pada tornado api dapat mencapai 1.000 derajat Celcius dengan kecepatan rotasi putaran mencapai 200 kilometer per jam yang bisa berdurasi hingga 10 menit. Hal tersebut menandakan bahwa tornado api memiliki daya hancur cukup besar.

Berbeda dengan puting beliung, selain menghancurkan semua yang dilewati, tornado api juga sekaligus membakarnya.

Dikutip dari Scientific American, Rabu (13/9/2023), salah satu kasus yang menggambarkan keganasan tornado api terjadi ketika perang dunia kedua di Hamburg.

Ketika itu, tornado api menjulang setinggi 3 mil dengan luas 2 mil yang menewaskan sekitar 40 ribu orang dan melalap banyak bangunan yang dilewatinya. (Sastra Yudha Muhidin)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK