Wujudkan Generasi Berdaya Saing Global, Sekolah di Jakarta Diminta Wajib Ajarkan Bahasa Asing

AKURAT.CO Anggota DPRD DPRD Jakarta Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Lukmanul Hakim, menyerukan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mewajibkan program ekstrakurikuler bahasa asing di seluruh jenjang pendidikan.
Menurutnya, langkah itu mendesak dilakukan untuk membentuk generasi muda Jakarta yang tak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap bersaing di panggung global dan menjadi duta kebudayaan bangsa.
"Jakarta adalah kota global. Maka anak-anak Jakarta juga harus memiliki kemampuan global. Salah satunya dengan menguasai bahasa asing sejak dini," kata Lukman kepada wartawan di Gedung DPRD Jakarta, dikutip Rabu (22/10/2025).
Dia menegaskan, kemampuan berbahasa asing bukan sekadar alat komunikasi, melainkan pintu gerbang menuju pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan dunia. "Tentunya kemampuan bahasa asing adalah keharusan," katanya.
Baca Juga: Indonesia Siap Hadirkan Pariwisata Berkualitas dan Berdaya Saing Global
Dia mendorong agar program tersebut diterapkan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta, dari tingkat dasar hingga menengah. Dengan begitu, setiap siswa memiliki kesempatan setara untuk belajar bahasa asing sesuai minat mereka mulai dari Inggris, Mandarin, Arab, Jepang hingga Korea.
Menurutnya, kebijakan ini akan memperkuat visi Jakarta sebagai kota berbudaya dan berdaya saing internasional. "Bahasa adalah jembatan antarbangsa. Jika anak-anak Jakarta bisa menguasai satu atau dua bahasa asing, mereka akan lebih mudah menjangkau dunia sekaligus memperkenalkan Indonesia ke panggung global," tuturnya.
Untuk merealisasikan gagasan itu, Lukman mengajak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta berkolaborasi dengan lembaga kebahasaan, universitas, dan komunitas internasional guna menghadirkan pengajar berkualitas dan materi yang menarik.
"Kita ingin kegiatan ini tidak membebani siswa, tetapi justru menyenangkan dan inspiratif. Belajar bahasa asing bisa dikemas dalam bentuk language club, movie day, lomba pidato, storytelling, atau debat bahasa asing," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








