Akurat Logo

Erick Thohir Hingga Ferry Paulus Tutup Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, TVRI Keluar Sebagai Juara

Zainal Hasan | 6 November 2026, 13:39 WIB
Erick Thohir Hingga Ferry Paulus Tutup Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, TVRI Keluar Sebagai Juara
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyerahkan trophy kepada tim TVRI usai menjadi juara Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 di Asiop Stadium, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026). PSSI PERS.

AKURAT.CO, TVRI berhasil keluar sebagai juara Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 setelah menaklukkan iNews.id dengan skor telak 4-0 dalam babak final di ASIOP Stadium, Jakarta, Kamis, 5 November 2026.

Trofi ini menjadi yang kedua bagi TVRI dalam lima edisi penyelenggaraan Media Cup setelah gelar pertama pada 2022 yang menjadi edisi perdana turnamen tersebut.

Sementara itu, posisi ketiga menjadi milik SCTV yang mengalahkan Detik.com 4-2. Adapun Trans7 mendapatkan penghargaan sebagai Tim Fair Play dalam turnamen yang digelar selama tiga hari pada 3-5 November 2026 tersebut.

Rizky Aldiyansyah dari TVRI terpilih sebagai kiper terbaik, sedangkan pencetak gol terbanyak diberikan kepada Devandra dari Detik.com yang mengemas delapan gol. Sementara, Hendriyawan dari TVRI menjadi pemain terbaik.

Baca Juga: Dari Ruang Redaksi ke Lapangan Hijau, Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 Resmi Dibuka

Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 merupakan program tahunan PSSI Pers yang mempertemukan insan media melalui olahraga mini soccer.

Pada edisi kelima ini, sebanyak 16 media ambil bagian meliputi SCTV, SKOR, CNN Indonesia, ANTV, tvOne, RTV, TVRI, Detik.com, Trans7, Kompas TV, Tribun Network, Metro TV, ANTARA, iNews.id, Garuda TV, dan BTV.

Ketua PSSI, Erick Thohir, turut menghadiri penutupan Cendrawasih Karsa Media Cup 2026. Ia juga tidak segan memberikan apresiasi bagi turnamen yang diketuai Nizar Galang tersebut. 

"Bagus. Memastikan para media olahraga sehat. Karena dalam meliput kan kadang-kadang tidak ada waktunya. Sudah begitu, dikejar-kejar tenggat waktu. Jadi, kesehatan penting, dan juga akrab. Kalau saya lihat, media tidak saling menyerang, kan? Yang satu menjelekkan yang satu, kayak-nya tidak. Kalau ini akrab karena semua ada check and balance," ujar Erick.

"Saya mengapresiasi, event ini harus bergulir terus. Apalagi, baru saja ada pemecahan rekor, juara bertahan dikalahkan oleh juara baru. Mudah-mudahan tahun depan ada juara baru lagi. Saya berharap tentu kami juga terus berkesinambungan antara PSSI, liga, dan semua rekan-rekan media.

"Kritik dan saran selalu terbuka karena kita bagian dari dunia olahraga, dunia sepak bola yang harus terus bersahabat, tetapi juga terus menjaga kredibilitas agar sepak bola kita terus maju."

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.