Akurat Logo

Berharap Happy Ending, CEO Ducati Minta Pecco Bagnaia Bangkit di 3 Seri Pamungkas MotoGP 2026

Dian Eko Prasetio | 6 November 2026, 14:15 WIB
Berharap Happy Ending, CEO Ducati Minta Pecco Bagnaia Bangkit di 3 Seri Pamungkas MotoGP 2026
CEO Ducati Corse, Claudio Domenicali (kemeja putih), bersama pembalapnya, Fransesco Bagnaia, dalam salah satu balapan. X/FranckyHawk29

AKURAT.CO, CEO Ducati, Claudio Domenicali, berharap pembalap utamanya, Francesco "Pecco" Bagnaia, mampu mempersembahkan hasil manis pada tiga seri terakhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 sebelum resmi berpisah dengan pabrikan Borgo Panigale tersebut.

Harapan itu disampaikan Claudio Domenicali di tengah tren penurunan performa Fransesco Bagnaia yang makin mengkhawatirkan jelang bergulirnya seri ke-20 di MotoGP Qatar akhir pekan ini.

Balapan di Sirkuit Internasional Lusail, Portimao, dan Valencia menjadi kesempatan terakhir bagi Fransesco Bagnaia untuk mengukir perpisahan indah bersama Ducati setelah memutuskan hengkang ke Aprilia pada musim 2027.

Bagnaia merupakan pembalap tersukses dalam sejarah Ducati di kelas premier dengan koleksi dua gelar juara dunia dan 31 kemenangan sepanjang delapan musim pengabdiannya.

Baca Juga: Delapan Tahun Bersama, Ducati dan Francesco Bagnaia Resmi Berpisah di Akhir Musim MotoGP 2026

Kendati demikian, pembalap asal Italia itu tercatat belum pernah lagi mencicipi podium sejak jeda musim panas. Bahkan kemenangan terakhirnya sudah berlalu lebih dari satu tahun lalu hingga membuatnya melorot ke posisi kesembilan di papan klasemen sementara MotoGP 2026.

Claudio Domenicali Akui Fransesco Bagnaia Tengah Terjebak Situasi Sulit

Domenicali menegaskan bahwa kemerosotan performa Bagnaia bukan disebabkan oleh penurunan bakat maupun hubungan yang merenggang di dalam garasi Ducati Lenovo Team.

Manajemen tim hingga kini masih berjuang keras membantu Bagnaia menemukan kembali performa terbaiknya di atas motor Desmosedici GP.

"Saya masih berpikir Pecco tidak kekurangan apa pun, baik bakat maupun hubungan dengan tim, dan kami belum mampu menemukan kunci dari masalah yang agak tersumbat ini," kata Domenicali dikutip Crash, Jumat (6/11/2026).

"Saya ingin mengingat Pecco di tahun 2022 dan 2023, tetapi juga sebelas balapan yang dia menangi pada tahun 2024. Dia adalah sosok yang sangat saya sayangi. Namun, terkadang hal-hal seperti itu terjadi dan Anda terjebak."

Misi Happy Ending Sebelum Digantikan Pedro Acosta

Domenicali amat berhasrat melihat Bagnaia kembali berdiri di atas podium pada tiga seri tersisa musim ini demi memberikan penutup yang sempurna bagi sejarah panjang kebersamaan mereka.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.