Akurat

Persija vs PSM: Penyerang Juku Eja Sheriddin Boboev Tak Sulit Adaptasi Ramadan di Indonesia

Zainal Hasan | 21 Februari 2026, 21:22 WIB
Persija vs PSM: Penyerang Juku Eja Sheriddin Boboev Tak Sulit Adaptasi Ramadan di Indonesia

AKURAT.COM, Momen Ramadan menghadirkan pengalaman tersendiri bagi para pemain asing yang merumput di Indonesia. Hal itu juga dirasakan penyerang anyar PSM Makassar, Sheriddin Boboev.

Sheriddin Boboev tampil apik saat membantu PSM Makassar menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-22 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Jumat (20/2).

Striker asal Tajikistan tersebut akhirnya memecah kebuntuan golnya di Super League 2025-2026 dengan membobol gawang Persija Jakarta pada menit ke-38.

boboBaca Juga: Persija vs PSM: Alaeddine Ajaraie Sudah Biasa Main di Bulan Ramadan, Justru Termotivasi

Sayang, gol Sheriddin Boboev tidak mampu menyelamatkan PSM Makassar dari kekalahan karena di laga tersebut tim Juku Eja takluk dengan skor 1-2 atas pasukan Macan Kemayoran.

Boboev menjadi salah satu penggawa asing yang menjalankan ibadah puasa. Boboev mengaku menikmati suasana Ramadan di Indonesia.

Ia menilai kondisi tersebut bukan hal baru, mengingat sebelumnya pernah menjalani ibadah puasa saat berkarier di Liga Super Malaysia bersama Penang FC.

“Saya sudah punya pengalaman berpuasa ketika bermain di Malaysia. Cuacanya hampir sama dengan di sini, jadi menurut saya tidak terlalu sulit untuk beradaptasi,” ujar Boboev selepas laga melawan Persija.

Meski sudah mencetak gol, pemain berusia dua puluh enam tahun itu merasa performanya belum berada di level terbaik. Ia menyebut proses penyesuaian diri dengan lingkungan baru dan atmosfer kompetisi Indonesia masih terus berjalan.

Baca Juga: Persija vs PSM: Senang Macan Kemayoran Menang, Mauricio Souza Tetap Kritik Rumput JIS

“Saya belum sepenuhnya beradaptasi dengan tim dan lingkungan baru. Tapi saya yakin, dari pertandingan ke pertandingan, performa saya akan semakin baik,” katanya.

Boboev juga menyinggung perbedaan cuaca antara Indonesia dan negara asalnya. Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak menjadi kendala berarti, termasuk dalam menjalani puasa di tengah jadwal kompetisi yang padat.

“Cuacanya memang berbeda dengan negara saya. Tapi soal puasa, itu bukan masalah. Saya sudah terbiasa melakukannya,” jelasnya.

Terkait kekalahan dari Persija, Boboev menilai PSM sebenarnya tampil cukup baik dan pantas membawa pulang hasil positif. Ia menyebut laga berjalan kompetitif hingga akhir pertandingan.

“Saya pikir itu pertandingan yang bagus. Menurut saya, kami tidak layak kalah. Tapi inilah sepakbola. Kami harus belajar dan terus bekerja lebih keras untuk laga berikutnya,” tegas Boboev.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Z
Reporter
Zainal Hasan
Z