Akurat

Respons Zainudin Amali, Erick Thohir Tegaskan Penunjukan Pelatih Timnas Indonesia Bisa Tanpa Exco

Endarti | 25 November 2025, 18:29 WIB
Respons Zainudin Amali, Erick Thohir Tegaskan Penunjukan Pelatih Timnas Indonesia Bisa Tanpa Exco
 

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa federasi di era kepemimpinannya bisa menunjuk Pelatih Timnas Indonesia tanpa melalui mekanisme rapat Exco.

Namun, kata Erick Thohir, hal itu bisa dilakukan asal sosok tersebut benar-benar berbakat.

Pernyataan ini disampaikan Erick Thohir merespons penunjukkan Nova Arianto sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-20 yang sempat menimbulkan polemik karena tidak dibicarakan dalam rapat Exco.

Baca Juga: PSSI Resmi Tunjuk Nova Arianto Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-20

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. Amali kaget karena tiba-tiba Nova Arianto menjadi Pelatih Timnas Indonesia U-20 padahal belum dibicarakan dalam Rapat Exco PSSI.

Namun, menurut Erick kebijakan penunjukkan Nova Arianto sudah tepat. Ia mengangap hal ini bagian dari proses pembinaan dan regenerasi yang berkelanjutan di tubuh PSSI.

"Jadi prosesnya saya rasa berjalan dengan baik. Kalau boleh, kita beri kesempatan kepada pelatih lokal seperti Nova, dari U-17 ke U-20. Jangan kita berargumentasi kenapa ini," kata Erick Thohir melalui keterangan resminya, Selasa (25/11).

Baca Juga: Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto Langsung Bikin Road Map

Erick menambahkan bahwa hal ini akan menjadi standar baru bagi PSSI untuk ke depannya.

Ia menyebut bahwa memberikan kepercayaan kepada talenta lokal, baik pemain maupun pelatih, merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk kemajuan sepakbola nasional.

“Ke depannya jadi standar PSSI, kan kita investasi juga. Seperti kita beri kesempatan kepada pemain dalam negeri agar liganya lebih baik," katanya.

"Ada keberpihakan pada liga, pemain U-23 boleh main, bahkan pemain dari Liga 2 dan U-21. Ini adalah bagian dari pembinaan yang komprehensif, baik di dalam negeri maupun luar negeri," kata Erick Thohir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H