Akurat

Temui Prabowo di Bandara Halim, Erick Thohir Minta Maaf Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Endarti | 14 Oktober 2025, 19:38 WIB
Temui Prabowo di Bandara Halim, Erick Thohir Minta Maaf Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
 

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan permohonan maaf kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kegagalan Timnas Indonesia melaju ke panggung Piala Dunia 2026.

Erick Thohir menyampaikan langsung permohonan maaf setibanya Prabowo Subianto kembali dari lawatan ke Mesir.

Pertemuan ini dilakukan dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10).

Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Erick Thohir: Kami Mohon Maaf

Dalam kesempatan itu Erick Thohir langsung melaporkan kegagalan Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi peristiwa tersebut seusai Ratas berlangsung.

“Menteri Pemuda dan Olahraga melaporkan kepada Bapak Presiden sekaligus memohon maaf bahwa Timnas kita belum berhasil untuk lolos ke Piala Dunia 2026,” ucap Mensesneg Prasetyo Hadi di Bandara Halim Perdanakusuma,  Jakarta, Selasa (14/10).

Baca Juga: Lewat Video Call, Prabowo Beri Dukungan ke Timnas Jelang Lawan Saudi Arabia

Presiden Prabowo Subianto merespons kegagalan Timnas Indonesia ini dengan berat hati. Prabowo mengaku merasakan kesedihan yang sama dengan rakyat atas hasil mengecewakan yang diraih skuad Garuda di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Erick Thohir pun mendapat pesan dari Prabowo agar perjuangan di dunia sepakbola nasional tidak boleh padam, melainkan harus segera fokus pada target selanjutnya.

Target besar Timnas Indonesia berikutnya adalah Piala Asia 2027 dan juga kompetisi empat tahunan Olimpiade 2028 serta menuju Piala Dunia 2030.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H