Persija Jakarta Pede Raih Back to Back Juara Liga 1, tapi dengan Syarat Ini

AKURAT.CO, Persija Jakarta terus berbenah mempersiapkan Liga 1 2025-2026 sebaik mungkin. Terlebih tim berjuluk Macan Kemayoran ini dalam dua musim terakhir hanya mampu menempati papan tengah Liga 1.
Persija Jakarta memang hanya mampu finis di posisi delapan pada Liga 1 2023-2024 dan finis di posisi ketujuh pada Liga 1 edisi 2024-2025.
Kini Persija Jakarta membidik meraih gelar juara pada perhelatan Liga 1 2025-2026 dengan persiapan lebih dini.
Salah satunya ialah mereka sudah menunjuk sosok Mauricio Souza sebagai pelatih anyar untuk mengarungi Liga 1 2025-2026.
Baca Juga: Pramono Anung Pastikan JIS untuk Persija Jakarta, Macan Kemayoran Batal Bangun Stadion
Menunjuk Mauricio Souza merupakan bagian dari ambisi menyamai target yang sudah pernah diraih oleh Bali United dan Persib Bandung, yakni back to back meraih gelar juara Liga 1.
Untuk merealisasikan target itu, Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan bahwa kepastian laga kandang menjadi satu di antara faktor pendukung.
Mohamad Prapanca sangat percaya diri andai Persija Jakarta mendapatkan jaminan bermain penuh di Jakarta International Stadium (JIS) untuk total 17 laga kandang.
“Semangatnya juga kami ingin back to back. Apalagi sudah difasilitasi oleh Pak Gubernur terkait (penggunaan) JIS itu," kata Mohamad Prapanca dalam kegiatan 'Ngopi Bareng Persija' di Garuda Arena Sport Bar, Jakarta, belum lama ini.
“Dan memang itu juga bagi kami adalah suatu tantangan. Agar itu bisa tercapai, saya janjikan ke Pak Gubernur (Pramono Anung) kalau seandainya Persija bisa main 17 kali di JIS."
Baca Juga: Absen di Piala Presiden 2025, Persija Jakarta Banjir Tawaran Uji Coba Bahkan Sampai dari Belanda
Memang bukan tanpa alasan bagi Prapanca Persija Jakarta bisa meraih prestasi andai bisa terus bermain di JIS. Sebab bermain di JIS masih menjadi satu momok menakutkan bagi lawan-lawan Persija Jakarta.
“Dan saya yakin sekali, sampai hari ini, JIS itu di mata lawan-lawan kita itu masih angker. Kita belum pernah kalah sama di sana, cuma satu kali imbang,” ucap Prapanca.
Untuk hal ini Prapanca memang berharap mendapat atensi besar dari Gubernur Jakarta. Sebab memang target Persija Jakarta di musim depan adalah hanya satu yakni menjadi juara.
“Waktu ketemu Pak Gubernur dengan Manajer, kata beliau itu (JIS) terlaksana, bahwa saya janji kita terus juara di tiap musimnya, itu dicatat sama Pak Gubernur, 'oke saya atensi'," kata Prapanca.
"Dan kita berharap ini adalah jalan keluar, bahwa memang proyek kita untuk juara adalah musim ini (2025-2026).
"Tidak boleh ada kata gagal, tidak ada istilah runner-up, bahwa kita targetnya adalah juara."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









