Manajemen Inter Milan Tegaskan Kekalahan atas PSG tak Berdampak Pada Posisi Simone Inzaghi

AKURAT.CO, Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menegaskan bahwa klubnya akan mempertahankan Simone Inzaghi sungguh pun sang pelatih gagal mempersembahkan gelar Liga Champions musim ini.
Penegasan Giuseppe Marotta ini penting karena Simone Inzaghi menjadi sasaran kritik akibat kekalahan 0-5 Inter Milan kontra Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman, Sabtu (31/5) lalu.
“Kekalahan ini tidak akan berpengaruh (terhadap posisi Simone Inzaghi),” kata Giuseppe Marota sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Superior! PSG Rebut Gelar Liga Champions Pertama dengan Bobol Inter Milan 5 Gol tak Berbalas
“Nyaris seluruh kredit diberikan untuk siklus positif ini karena profesionalisme dan kemampuannya. Jika dia ingin berlanjut, kami gembira.”
Sebagaimana yang dikatakan Marotta, Simone Inzaghi telah mengubah siklus Inter sejak didatangkan dari Lazio menggantikan Antonio Conte pada 2021. Ia membawa Nerazzuri meraih satu scudetto dan dua Piala Italia.
Ditambah dua kali melangkah ke final Liga Champions yang, sayangnya, harus berakhir dengan kekalahan. Yang pertama pada 2022-2023 di mana Inter dikalahkan Manchester City dan yang terakhir adalah tahun ini melawan PSG.
Inzaghi sendiri tak membantah kekecewaannya karena dua kali kalah di final kompetisi antar klub paling bergengsi di Benua Eropa itu. Dibandingkan 2023, musim ini lebih buruk karena Inter sama sekali gagal meraih gelar.
Baca Juga: Simone Inzaghi: Semua Pemain Saya Tersedia, Kami Harus Siap Menderita Lawan Paris
“Kita akan lihat beberapa hari ke depan bersama klub,” kata Inzaghi saat menjawab pertanyaan soal masa depannya pasca final melawan PSG.
“Setelah final seperti ini–kekalahan kedua dalam tiga tahun terakhir–terlalu banyak kekecewaan untuk dipikirkan. Akan ada waktu untuk membicarakannya secara tenang dengan klub saya, yang kembali bersama kami malam ini dan selalu hadir.”
Inzaghi sendiri konon mendapatkan tawaran untuk melatih klub Liga Pro Saudi, Al Hilal. Namun, kabarnya pelatih berusia 49 tahun itu menolak tawaran dengan angka yang fantastis dari klub negeri Timur Tengah itu.
Jika bertahan bersama Inter, Inzaghi akan memasuki musim kelimanya bersama klub raksasa Liga Serie A Italia itu. Manajemen Inter, sekali lagi, masih bersedia mendengarkan pandangan Inzaghi tentang kondisi klub mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









