Adu Jidat dengan Wasit, Pelatih Lyon Paulo Fonseca Dihukum Larangan Dampingi Tim 9 Bulan

AKURAT.CO, Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, disanksi tak boleh mendampingi timnya selama sembilan bulan. Hukuman ini imbas aksi Fonseca bersitegang dengan wasit pada laga Lyon versus Brest, Minggu (2/3).
Otoritas Liga Prancis melarang Paulo Fonseca memasuki arena resmi pertandingan sampai 30 November 2025. Larangan itu meliputi ruang ganti, bench, dan juga lapangan.
Sedangkan sanksi sampai 15 September adalah Fonseca juga tak diizinkan masuk ke terowongan dan semua koridor yang berada di dekat sejumlah area di atas.
Baca Juga: Resmi! AC Milan Rekrut Paulo Fonseca Gantikan Stefano Pioli
“Larangan tegas (untuk Paulo Fonseca) sebelum, di saat, dan setelah pertandingan untuk akses ke bench, ruang ganti resmi dan semua fasilitas resmi sampai 30 November 2025,” tulis Liga Profesional Prancis.
Sanksi dijatuhkan kepada pelatih berusia 52 tahun tersebut setelah ia mengkonfrontasi wasit Benoit Millot yang memimpin laga Lyon versus Brest di Stadion Groupama, Lyon, Prancis.
Fonseca ketika itu memprotes peninjauan wasit yang berpotensi penalti untuk Brest. Penalti tersebut dibatalkan namun wasit mengajukan kartu merah terhadap eks Pelatih AC Milan itu.
Kartu merah tersebut agaknya mendorong Fonseca melakukan gerakan fisik yang dianggap mengintimadasi wasit. Salah satunya dengan menempelkan kepalanya ke kepala wasit yang dimaknai hendak melakukan adu kepala (headbutt).
Baca Juga: Paulo Fonseca Berhasil Kabur dari Ukraina Lewat Jalur Darat
“Dia bergerak ke arah saya dengan perilaku mengintimidasi, dan saya langsung memutuskan mengusir dia. Itu berkembang di luar kontrol,” kata Benoit Millot sebagaimana dipetik dari BBC.
“Dia bahkah lebih intes, berusaha untuk memukul, bahkan. Adu kepala. Saya tidak punya waktu untuk mengumumkan keputusah akhir, yang akhirnya tidak memberikan penalti (untuk Brest).
“Tampak kontak di hidung sedikit, kalau dilihat secara persis.”
Adapun Lyon mengaku kecewa dengan sanksi yang diberikan kepada pelatih yang mereka rekrut pada Januari silam itu. Klub menganggap bahwa reaksi Fonseca hanyalah emosional tanpa niat melakukan aksi fisik.
Fonseca sendiri sudah meminta maaf atas insiden tersebut. Sementara Lyon akan melihat kemungkinan untuk mengajukan banding atas keputusan ini.
Fonseca sendiri baru memimpin Lyon di lima laga sejak direkrut pada awal tahun ini. Saat ini klub raksasa Ligue 1 Prancis itu berada di posisi keenam dengan raihan 39 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









