Paulo Fonseca Berhasil Kabur dari Ukraina Lewat Jalur Darat

AKURAT.CO Mantan manajer AS Roma, Paulo Fonseca ternyata menjadi salah satu pengungsi yang berhasil melarikan diri dari Ukraina. Diketahui, negara tersebut saat ini sedang menjadi sasaran invasi Rusia yang menyatakan perang sejak pekan lalu.
Fonseca sebelumnya mengabarkan lewat Jornal de Noticias bahwa dirinya terjebak dalam konflik Eropa Timur. Tak hanya sendiri, Fonseca ternyata sedang bersama istri dan anak-anaknya menghabiskan beberapa hari di Ukraina.
"Saya bangun pukul lima pagi dengan lima ledakan berturut-turut." kata Fonseca.
"Saya memiliki jadwal penerbangan, tetapi sekarang tidak mungkin untuk pergi dari sini, paling tidak karena bandara sudah hancur dan wilayah udara telah ditutup." ungkap pria asal Portugal tersebut.
Fonseca berujar jika pengalamannya itu merupakan salah satu yang terburuk yang pernah ia alami.
"Ini adalah hari terburuk dalam hidup saya. Sekarang saatnya menunggu dan menjadi beruntung, dan berdoa agar bom tidak menimpa kami." ucap Fonseca.
Di tengah gempuran Rusia ke Ukraina, Fonseca kembali mengabarkan kondisinya terkini bersama keluarga. Dalam sebuah video yang diposting di Instagram miliknya, Fonseca mengatakan dirinya sekeluarga saat ini berhasil mencapai Romania.
"Saya dan keluarga saya telah meninggalkan Ukraina. Setelah perjalanan bus yang berlangsung lebih dari 30 jam, kami sekarang berada di Rumania." kata Fonseca.
"Saya berharap bisa pulang ke Portugal, dimana saya akan memberikan rincian lebih lanjut tentang evakuasi kami dan berterima kasih kepada semua orang yang telah sangat membantu kami selama beberapa hari terakhir." ungkapnya.
Fonseca tak menampik jika rakyat Ukraina terus dihantui mimpi buruk akibat invasi Rusia tersebut. Ia berharap semua masyarakat dunia tahu dan bersedia membantu mengatasi masalah ini.
"Kami aman, tetapi mimpi buruk terus berlanjut bagi rakyat Ukraina yang terus berjuang dengan heroik." kata Fonseca.
"Saya mengimbau kepada semua orang untuk melakukan apa yang mereka bisa untuk mendukung mereka karena mereka terus menderita dengan cara yang tidak adil dan kejam." tukas dia.
Sebagai informasi hingga saat ini agresi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina sama sekali belum ada tanda-tanda akan berakhir. Sebagian masyarakat Ukraina mengungsi ke negara terdekat, sedangkan sebagian lainnya ikut mengangkat senjata melawan Rusia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





