Pelatih Borneo FC Puji Wasit Yudi Nurcahya, Singgung Andritany 'Guling-guling'

AKURAT.CO, Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, memuji kepemimpinan wasit Yudi Nurcahya saat laga timnya melawan Persija Jakarta di pekan ke-14 Liga 1 Indonesia 2024-2025.
“Saya minggu lalu sudah bicara perihal masalah menghabiskan waktu di sepakbola Indonesia," kata Pieter Huistra usai laga di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/12).
"Saya senang wasit justru sadar dan mengambilkan tindakan yang bagus."
Persija Jakarta dan Borneo FC memang harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Pakansari.
Baca Juga: Persija Jakarta vs Borneo FC: Gol Habibi Jusuf di Menit 90+9 Batalkan Kemenangan Macan Kemayoran
Di laga ini Persija Jakarta sempat unggul lebih dahulu lewat gol Gustavo Almeida di menit ke-86. Namun Borneo FC mampu menyamakan kedudukan di menit 90+9 lewat Habibi Jusuf.
Persija Jakarta sendiri bermain dengan sepulu pemain sejak menit ke-37 setelah Ondrej Kudela di kartu merah oleh wasit Yudi Nurcahya karena dinilai melakukan pelanggaran serius.
Laga ini sendiri mendapat sedikit protes dari ofisial Persija Jakarta. Terutama terkait gol yang dicetak oleh Habibi Jusuf sebagai gol penyeimbang.
Sebab gol ini dinilai terjadi dalam waktu yang sejatinya sudah selesai. Gol ini terjadi di menit 90+9 padahal tambahan waktu yang diberikan hanya tujuh menit.
Baca Juga: Persija Jakarta Ditahan Imbang Borneo FC, Carlos Pena: Kami Menyudahi Laga dengan Kesedihan!
“Ini sebuah keajaiban. Kami bermain bagus melawan Persija Jakarta dan mengontrol jalannya pertandingan,” buka Pieter Huistra.
“Kami menciptakan banyak peluang tapi baru cetak gol di menit akhir."
Pieter Huistra menilai bahwa penjaga gawang Persija, Andritany Ardhiyasa, sempat mengulur-ngulur waktu. Hal inilah yang dinilai oleh sang pelatih bahwa Yudi Nurcahaya sudah tepat menambahkan waktu di akhir laga.
“Persija Jakarta melakukan pergantian pemain di tambahan waktu dan kiper mereka mengulur-ngulur waktu di masa injury time. Jadi wasit memang harus hati-hati,” kata Pieter Huistra.
“Jika memang ingin sepakbola Indonesia lebih bagus, hentikan situasi guling-guling ini.'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









