Profil Syakir Sulaiman, Eks Pemain Timnas U-23 yang Ditangkap Atas Dugaan Peredaran Obat Terlarang

AKURAT.CO Eks pemain Timnas U23, Syakir Sulaiman ditangkap pihak kepolisan atas dugaan peredaran obat terlarang pada Selasa (5/11/2024).
AKP Tono Listianto, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, mengungkapkan bahwa penangkapan Syakir bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitasnya.
Baca Juga: Sindikat Narkoba Malaysia Edarkan Sabu dan Ekstasi dengan Modus Jual-Beli Mobil
"Pelaku sudah tinggal di Cianjur selama beberapa tahun terakhir. Kami melakukan pendalaman dan akhirnya menangkap pelaku tanpa perlawanan," ungkap AKP Tono dikutip pada Rabu (6/11/2024).
Selama proses pemeriksaan, Syakir mengaku terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi ekonomi yang sulit diduga menjadi faktor yang mendorongnya terjerumus dalam kegiatan ilegal tersebut.
Akibat perbuatannya, Syakir dijerat dengan Pasal 35 Jo Pasal 435 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.
Profil Syakir Sulaiman
Syakir Sulaiman lahir pada 30 September 1992. Ia merupakan seorang mantan pemain sepak bola profesional yang aktif hingga akhir 2019, terakhir membela Aceh United.
Pada 2020, ia tak lagi terikat dengan klub manapun.
Kiprah Syakir di pentas sepak bola nasional mulai terdengar pada 2010 saat membela PSSB Bireun. Hanya butuh satu musim, Syakir Sulaiman langsung dipinang Persiraja untuk mengarungi kompetisi divisi utama musim 2011.
Perjalanan karier Syakir di dunia sepak bola dimulai pada 2010 ketika ia bergabung dengan PSSB Bireun. Hanya satu musim di sana, ia dipinang oleh Persiraja untuk bermain di Divisi Utama pada 2011, di mana performanya semakin menonjol.
Seiring berjalannya waktu, Syakir menunjukkan perkembangan pesat dan memutuskan untuk melanjutkan karier di luar Aceh.
Pada 2012, ia bergabung dengan Persiba Balikpapan, yang kemudian membuka kesempatan baginya untuk dipanggil memperkuat Timnas U-23.
Sebelum itu, Syakir sempat menjalani trial di Venfort Kofu, Jepang, namun gagal bergabung.
Syakir dikenal sebagai pemain yang fleksibel, dapat bermain sebagai playmaker, sayap, maupun striker.
Ia pun pernah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada 2014 untuk persiapan Asian Games.
Setelah itu, ia bermain untuk beberapa klub besar seperti Sriwijaya FC, Bali United, dan kembali ke Aceh United hingga akhirnya pensiun pada 2018.
Meski telah pensiun dari sepak bola profesional, ia masih aktif bermain dalam turnamen tarkam.
Di luar lapangan, Syakir juga memulai babak baru dalam hidupnya dengan menikahi Resita, seorang gadis asal Cianjur, Jawa Barat, pada 28 Maret 2021.
Pesta pernikahan mereka diadakan di rumah mempelai perempuan di Cianjur, dan dihadiri oleh keluarga besar Syakir yang datang langsung dari Aceh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







