Akurat

Ronald Koeman Menuduh VAR 'Merusak Sepak Bola' Setelah Kekalahan Belanda dari Inggris di Semi Final Piala Eropa 2024

Sulthony Hasanuddin | 11 Juli 2024, 15:40 WIB
Ronald Koeman Menuduh VAR 'Merusak Sepak Bola' Setelah Kekalahan Belanda dari Inggris di Semi Final Piala Eropa 2024

AKURAT.CO Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman mengkritik penggunaan asisten wasit video (VAR) setelah Inggris mendapat hadiah penalti yang kontroversial pada semifinal Piala Eropa 2024 yang menegangkan.

Belanda yang sudah unggul terlebih dahulu melalui tendangan keras Xavi Simons, harus menerima keputusan wasit usai kapten Timnas Inggris Harry Kane dilanggar di kotak penalti.

Awalnya tidak ada penalti yang diberikan kepada Inggris, namun wasit Felix Zwayer kemudian menunjuk titik putih gawang Belanda setelah ia disarankan untuk menghadap monitor oleh VAR.

Baca Juga: Viral! Usai Kalah di Copa America, Pemain Uruguay Terlibat Adu Jotos dengan Pendukung Kolombia di Tribun

Kane lalu menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti dan pemain pengganti Ollie Watkins mencetak gol kemenangan pada menit ke-90 untuk mengirim Inggris ke final.

Nantinya tim asuhan Southgate akan bertemu Spanyol di final Piala Eropa pada hari Senin, 15 Juli 2024.

"Menurut pendapat saya, itu seharusnya tidak menjadi penalti. Dia menendang bola dan sepatunya bersentuhan," kata Koeman dikutip Kamis (11/7/2024).

"Saya pikir kami tidak bisa bermain dengan baik dan ini karena VAR. Itu benar-benar merusak sepak bola," jelasnya.

Mantan bek Inggris dan pakar ITV, Gary Neville, merasa Belanda berhak merasa dirugikan. Menurutnya keputusan tersebut merupakan sesuatu yang memalukan.

"Tidak mungkin itu penalti. Dia hanya masuk secara alami untuk memblok tembakan. Itu bukan penalti bagi saya," ujarnya.

Baca Juga: Pelatih Gregg Berhalter Dipecat usai Amerika Serikat Tersingkir dengan Hasil Memalukan dari Copa America

Tidak hanya itu, Kapten Belanda dan Liverpool, Virgil van Dijk juga merasa keputusan penalti merupakan titik balik permainan.

"Saya pikir momen penalti itu adalah momen besar, Inggris mendapat kepercayaan diri dari momen itu," tambahnya.

"Saya rasa banyak keputusan yang tidak berjalan sesuai keinginan kami, tetapi saya tidak ingin berbicara tentang wasit."

Baca Juga: Targetkan Drone Milik Korut, Korea Selatan Siap Gunakan Senjata Laser StarWars!

Meskipun melihat harapan Belanda untuk meraih gelar Kejuaraan Eropa pertama sejak 1988 pupus, Koeman menawarkan dukungan kepada Inggris untuk final.

Spanyol bisa dibilang merupakan tim terbaik di Piala Eropa 2024 setelah memenangkan setiap pertandingan yang mereka mainkan, tetapi Koeman tidak melihat alasan mengapa tim Southgate tidak dapat mengklaim trofi besar pertama sejak 1966.

"Saya pikir Inggris menunjukkan permainan sepak bola yang hebat di babak pertama setelah tertinggal 1-0," tambahnya.

"Itulah sepak bola. Mungkin jika Anda menonton semua pertandingan tim Spanyol, mungkin mereka bermain lebih ofensif, pemain sayap yang hebat, dan penguasaan bola yang hebat, dan Anda harus menghentikan itu," katanya.

Baca Juga: Berpotensi Lawan Kubu Jokowi di Pilkada Jateng, Djarot PDIP: Kami Bukan Banteng Penakut

"Namun, Inggris berada di final dan memiliki peluang untuk menang. Spanyol bermain di level tinggi, tetapi Inggris dapat menghentikan mereka. Mengapa tidak?" tandas Koeman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.