Dampak Absennya Lionel Messi di Hong Kong, Pemerintah China Pertanyakan Integritas dan Perbedaan Perlakuan

AKURAT.CO Media pemerintah China, politisi Hong Kong dan beberapa penggemar dengan cepat mengutuk partisipasi Lionel Messi dalam pertandingan Inter Miami di Jepang pada hari Rabu (7/2/2024) kemarin.
Hal tersebut lantaran beberapa hari sebelumnya Lionel Messi hanya duduk di bangku cadangan dalam pertandingan yang sangat dinanti-nantikan di Hong Kong.
Pelatih Inter Miami Gerardo "Tata" Martino mengatakan kondisi Lionel Messi yang kurang fit membuatnya dianggap tidak dapat diturunkan.
Namun, surat kabar yang dikendalikan oleh pemerintah China, Global Times, mengatakan bahwa absennya pemain Argentina itu menimbulkan banyak pertanyaan mengenai perbedaan perlakuan terhadap Hong Kong.
Baca Juga: Lionel Messi Berharap Bisa Kembali ke Hong Kong untuk Membayar Kekecewaan Penonton
"Pertandingan di Hong Kong menjadi satu-satunya dari enam pertandingan persahabatan pra-musim Messi dalam perjalanan ini di mana ia absen. Situasi ini telah memperbesar keraguan dan kecurigaan terhadap integritas Inter Miami dan Messi sendiri," tulis surat kabar, dikutip Kamis (8/2/2024).
Beberapa penggemar di daratan China melakukan perjalanan 12 jam dari Xinjiang ke Hong Kong untuk melihat Messi, tulis Global Times.
"Dengan kekecewaan pemerintah dan para penggemar yang sangat bisa dimengerti. Dampak dari insiden ini telah jauh melampaui ranah olahraga," tambahnya.
Baca Juga: Dani Alves Sangkal Lakukan Kekerasan Seksual: Tidak Pernah, Saya Bukan Tipe Pria Seperti Itu
Sebelum pertandingan, Messi meminta maaf kepada para penggemarnya di Weibo mengatakan bahwa sangat disayangkan dia tidak dapat bermain di Hong Kong karena cedera.
"Siapa pun yang mengenal saya tahu bahwa saya selalu ingin bermain terutama dalam pertandingan-pertandingan ini di mana kami melakukan perjalanan jauh dan orang-orang bersemangat untuk melihat permainan kami. Semoga kami dapat kembali dan memainkan pertandingan di Hong Kong," tulisnya dalam bahasa Mandarin dan Spanyol.
Kehadiran Messi di Hong Kong menarik 40.000 penggemar, dengan penonton yang membayar hingga hampir HK$5.000 per tiket.
Baca Juga: Lionel Messi tak Diturunkan, Suporter Hong Kong Soraki David Beckham Minta 'Uang Kembali'
Sementara di Tokyo, seluruh blok tempat duduk di Stadion Nasional Jepang tetap kosong, dengan hanya 28.614 tiket yang terjual.
Biro Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Hong Kong mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seperti halnya para penggemar, mereka sangat kecewa karena Messi tidak dapat bermain di Hong Kong karena cedera.
"Namun tiga hari kemudian, Messi dapat bermain secara aktif dan bebas di Jepang, pemerintah berharap penyelenggara dan tim dapat memberikan penjelasan yang masuk akal," tulis pernyataan itu.
Baca Juga: FIFA Kembali Serukan Lawan Rasisme: Mari Kita Lakukan Bersama-sama dengan Cara Bersatu
Tidak hanya itu, anggota parlemen olahraga Kenneth Fok mengatakan bahwa insiden tersebut menaburkan luka garam kepada para penggemar Hong Kong.
Penasihat senior pemerintah Regina Ip juga menulis di X bahwa orang-orang Hong Kong membenci Messi, Inter-Miami, dan tangan hitam di belakang mereka, atas penghinaan yang disengaja dan diperhitungkan terhadap Hong Kong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









