Akurat

Respons Insiden Mike Maignan, Presiden FIFA Minta Sanksi Otomatis terhadap Aksi Rasisme

Badri | 21 Januari 2024, 17:48 WIB
Respons Insiden Mike Maignan, Presiden FIFA Minta Sanksi Otomatis terhadap Aksi Rasisme

AKURAT.CO, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa aksi rasisme di pertandingan sepakbola harus dihukum lebih keras. Salah satunya adalah dengan memberikan sanksi otomatis terhadap klub yang pendukungnya melakukan tindakan rasis.

“Sebagaimana juga dengan proses tiga langkah, kita harus menerapkan hukuman otomatis untuk tim yang pendukungnya melakukan rasisme dan menyebabkan pertandingan dihentikan,” tulis Gianni Infantino di akun X-nya.

“Seperti juga larangan dan sanksi kriminal untuk rasis di stadion seluruh dunia.”

Pernyataan ini disampaikan Gianni Infantino merespons insiden yang terjadi pada laga Liga Serie A Italia 2023-2024 antara Udinese dan AC Milan, semalam.

Baca Juga: Balasan Setimpal, Milan Kalahkan Udinese setelah Boikot Laga karena Aksi Rasis terhadap Maignan

Pertandingan di Udine, Italia, itu diboikot oleh pemain Milan setelah suporter bertindak rasis terhadap kiper mereka, Mike Maignan. Kiper asal Prancis itu mendengar suporter mengeluarkan tiruan suara monyet di tengah laga.

Di hari yang sama, aksi rasisme juga terjadi di laga kasta kedua Inggris antara Sheffield Wednesday dan Coventry City. Korban pada laga di kandang Sheffield itu adalah gelandang Coventry, Kasey Palmer.

“Peristiwa yang terjadi di Udine dan Sheffield pada Sabtu (kemarin) benar-benar menjijikkan dan sama sekali tak bisa diterima. Para pemain yang terdampak oleh peristiwa hari Sabtu saya dukung tanpa terkecuali,” kata Infantino.

“FIFA menunjukkan solidaritas penuh untuk korban rasisme dan bentuk diskriminasi apapun. Sekali dan selamanya: katakan tidak pada rasisme! Tidak pada sebarang bentuk diskriminasi apapun.”

Baca Juga: Vinicius: Di Brasil, Spanyol Dikenal Sebagai Negara Rasis

Tindakan rasis yang dialami Mike Maignan merupakan bukti bahwa masalah ini belum juga bisa terselesaikan. Maignan meminta tindakan lebih karena peristiwa seperti itu terjadi berulang-ulang.

“Ini tidak seharusnya ada di dunia sepakbola, tetapi sayangnya bertahun-tahun ini adalah sebuah pengulangan,” kata Maignan.

“Dengan seluruh keberadaan kamera (pengawas) dan sanksi terhadap hal-hal ini, sesuatu harus dilakukan untuk melakukan perubahan. Kita semua harus bereaksi, kita harus melakukan sesuatu karena Anda tidak bisa bermain seperti ini.”

FIFA sejauh ini sudah memperkenalkan proses tiga langkah sebagaimana yang dinyatakan Infantino. Yakni menghentikan pertandingan sementara, menghentikan lagi jika berulang, dan terakhir membatalkan atau menghentikan sepenuhnya.  

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H