Brasil vs Argentina: Lihat Polisi Pukuli Suporter, Messi Cemas Kerusuhan Di Maracana Bisa Jadi Tragedi

AKURAT.CO, Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi, mengkritik tindakan polisi ketika mengamankan kerusuhan antar suporter sebelum pertandingan timnya melawan Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol (Amerika Selatan).
Messi mengatakan peristiwa di Stadion Maracana, Rio De Janeiro, Brasil, Selasa (21/11) atau Rabu pagi WIB itu bisa berakhir dengan tragedi. Hal tersebut dikatakan pemain Inter Miami karena ia melihat polisi memukuli suporter.
“(Kerusuhan) itu buruk karena kami melihat bagaimana mereka (polisi) memukul orang-orang,” kata Messi sebagaimana dipetik dari BBC.
“Polisi, seperti yang terjadi di final Libertadores (antara River Plate dan Boca Juniors pada 2018), sekali lagi mengatasi orang-orang dengan tongkat.”
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu area tribun ketika prosesi pemutaran lagu kebangsaan pada laga antara Brasil versus Argentina. Pemain Argentina bahkan harus mendatangi tribun untuk menenangkan situasi.
Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, bahkan memegang salah satu tongkat polisi untuk mencegah pemukulan. Setelah itu, pemain Albiceleste–julukan Timnas Argentina–kembali ke ruang ganti.
“Kami pergi ke ruang ganti karena itu adalah cara terbaik untuk menenangkan semuanya, itu biasa berakhir dengan tragedi,” kata Messi.
Baca Juga: Inter Miami Lagi-Lagi Gagal Menang, Lionel Messi Justru Cetak Dua Gol Ke Gawang Peru Untuk Argentina
“Kami memikirkan keluarga-keluarga, orang-orang yang ada di sana, yang tidak tahu apa yang terjadi dan kami lebih khawatir tentang itu ketimbang bermain. Pada momen itu, (pertandingan) adalah hal yang kedua.”
Kapten Brasil, Marquinhos, juga turut bergabung dengan pemain Argentina menghampiri tribun untuk menenangkan situasi. Senada dengan Messi, Marquinhos, mencemaskan orang-orang yang berhubungan dengan yang berada dalam insiden itu.
“Dari lapangan sulit bagi kami untuk memahami apa yang terjadi, itu situasi yang sangat mengerikan,” kata Marquinhos.
Pertandingan akhirnya tetap dilanjutkan dan Argentina menang dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Argentina dicetak oleh Nicolas Otamendi.
Hasil tersebut membuat Argentina bertahan di puncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol dengan 15 angka. Uruguay berada di posisi kedua dengan 13 angka.
Adapun Brasil turun ke posisi keenam dengan tujuh angka di mana kekalahan atas Argentina adalah yang ketiga secara beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2026.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









