Akurat Logo

Suporter Tampilkan Mosaik Mirip Bendera Belanda di GBK, Sindir Naturalisasi Timnas Indonesia?

Badri | 21 Maret 2024, 22:13 WIB
Suporter Tampilkan Mosaik Mirip Bendera Belanda di GBK, Sindir Naturalisasi Timnas Indonesia?

AKURAT.CO, Suporter Timnas Indonesia tampaknya tidak membiarkan polemik naturalisasi pemain berjalan begitu saja. Secara tersirat, mereka punya caranya sendiri untuk memberikan respons yang "satir".

Hal tersebut terindikasi pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (21/3).

Ada yang tak biasa di tribun utara Stadion GBK yang memang biasanya dihuni oleh kelompok suporter La Grande Indonesia di awal laga Timnas Indonesia vs Vietnam. Yakni warna mosaik yang ditampilkan oleh para suporter.

Baca Juga: Waspadai Permainan 'Kasar' Vietnam, Rafael Struick akan Main dengan Kepala Dingin

Ketika lagu kebangsaan kedua tim dikumandangkan dari pengeras suara, suporter tribun utara menampilkan mosaik berwarna merah-putih-biru alih-alih merah-putih yang merupakan warna bendera Indonesia.

Melihat komposisi warna merah-putih-biru yang disusun secara horisontal dari atas ke bawah, sejurus mirip dengan bendera Belanda. Sementara itu, di lapangan ada lima pemain keturunan Belanda di barisan Timnas Indonesia.

Ya, dalam sebelas pemain pertama yang diturunkan kontra Vietnam, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menempatkan pemain keturunan di semua lini.

Baca Juga: Bawa Semangat Piala Asia, Shin Tae-yong Ingin Timnas Indonesia tak Kebobolan Lawan Vietnam

Yakni Jay Idzes dan Justin Hubner di lini belakang, Ivar Jenner dan Nathan Tjoe-A-On di lapangan tengah, serta Rafael Struick di posisi penyerang.

Persoalan banyaknya pemain naturalisasi di tubuh Timnas Indonesia menjadi pembicaraan menjelang laga kontra Vietnam. Wacana ini dimulai lebih dulu oleh media Vietnam yang menyindir bahwa Timnas Indonesia rasa "Timnas Belanda".

Shin Tae-yong dan beberapa pemain naturalisasi seperti Sandy Walsh dan Jay Idzes sudah merespons hal ini. Shin Tae-yong, misalnya, mengatakan bahwa naturalisasi adalah fenomena global yang wajar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H