Alami Kecelakaan Saat Selebrasi, Di Giannantonio Absen Pada Sisa Ujicoba MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang Malaysia

AKURAT.CO Pembalap MotoGP dari tim VR46, Fabio Di Giannantonio, mengalami kecelakaan yang menyebabkannya mengalami cedera serius usai melakukan selebrasi yang malah menjadi bumerang.
Pembalap berusia 26 tahun asal Italia itu mengalami kecelakaan parah pada hari pembukaan tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Rabu (5/2).
Di Giannantonio mengalami patah tulang selangka dan dinyatakan absen dua hari terakhir dalam sesi ujicoba di Sepang, di mana saat ini tengah menunggu hasil operasi korektif.
Tidak ada rekaman video mengenai kecelakaan yang dialami Di Giannantonio. Namun, pihak tim menyatakan bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh sang Di Giannantonio sendiri.
Baca Juga: Dukung Akademi VR46, Valentino Rossi Siap Tampil Lebih Sering di MotoGP 2025
"Dia tiba di Sepang dengan keinginan besar (untuk balapan), dia belum mengendarai motor MotoGP sejak Oktober," kata perwakilan VR46, Uccio Salucci dikutip Crash.
"Di akhir sesi, dia melakukan wheelie, ban depan sayangnya 0,3 derajat lebih rendah dan tertutup untuknya."
Sebelumnya, di akhir musim kemarin Di Giannantonio juga harus absen lantaran mengalami cedera.
Tahun ini, dia menjadi pembalap Ducati ketiga selain Marc Marquez dan Francesco Bagnaia yang mendapatkan spek motor Ducati pabrikan.
Sebelum kecelakaan, dia mampu tampil mengesankan dengan mencatatkan waktu tercepat ketujuh pada hari pertama ujicoba di Sepang.
Baca Juga: MotoGP: Akui tidak Mampu Bersaing, Francesco Guidotti Mundur Sebagai Bos KTM
Namun,kegembiraannya saat kembali ke lintasan MotoGP berakhir ketika aksi selebrasinya berujung kecelakaan.
Akibat cedera tulang selangka, belum bisa dipastikan kapan Di Giannantonio pulih untuk bersiap mengawali musim MotoGP 2025.
Tahun lalu, Di Giannantonio menunggangi motor Desmosedici GP23 untuk mengantarkannya bertengger di peringkat 10 klasemen pembalap dengan koleksi total 165 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









