Akurat

MotoGP Malaysia: Jinakkan Sepang yang tak Ramah Bikin Jorge Martin Longgar di Valencia?

Badri | 29 Oktober 2024, 18:34 WIB
MotoGP Malaysia: Jinakkan Sepang yang tak Ramah Bikin Jorge Martin Longgar di Valencia?

AKURAT.CO, Secara matematis, Jorge Martin mungkin masih unggul 17 angka dari Fransesco Bagnaia untuk posisi teratas klasemen sementara MotoGP 2024.

Namun, MotoGP Malaysia yang merupakan satu dari dua seri pamungkas musim ini bukanlah arena yang ramah untuk Jorge Martin.

Terlebih karena Jorge Martin bersaing dengan Fransesco Bagnaia yang pernah menjadi juara di MotoGP Malaysia 2022.

Baca Juga: MotoGP Thailand: Juara, Penampilan Dominan Bagnaia di Buriram Berhasil Pangkas Jarak dari Martin

Balapan di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia, Minggu (3/11), akan menjadi krusial bagi Jorge Martin dalam usahanya untuk mengejar gelar juara dunia MotoGP perdananya.

Secara mental, ia berada di bawah tekanan selepas ia harus rela melihat Fransesco Bagnaia menjadi juara di Grand Prix Thailand, akhir pekan lalu. Martin sendiri berada di posisi kedua.

Sejarah mencatat bahwa sejak debutnya di MotoGP pada 2021, Jorge Martin belum sekalipun naik podium di Malaysia.

Setelah Malaysia mencoret edisi 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19, MotoGP Malaysia edisi 2022 dimenangi Bagnaia sementara Martin gagal finish.

Sedangkan pada edisi tahun lalu ia hanya bisa menempati peringkat keempat di mana Enea Bastianini menjadi pemenang sementara Bagnaia di peringkat ketiga.

Baca Juga: Selisih dengan Jorge Martin Kembali Menjauh, Fransesco Bagnaia Ungkit Benturan dengan Alex Marquez

Pun demikian, Martin masih punya potensi karena pada 2022 ia meraih pole position dan mencatatkan lap tercepat. Sementara pada balapan 2023 ia berada di garis start kedua di belakang Bagnaia.

“Ia tahu Sepang adalah lintasan yang bagus buat dia. Tanpa diragukan lagi, (selisih) 17 poin cukup bernilai,” kata editor rubrik MotoGP Crash, Peter McLaren.

“Jadi, tak ada alasan bagi Martin untuk panik tetapi saya kira dia harus menghadapi pertarungan sungguhan dengan tangannya.”

Jika Martin bisa menjadi juara di Sepang maka seri pamungkas di Valencia, Spanyol, 17 November, mendatang akan menjadi lebih longgar baginya.

Modal kemenangan di Sepang akan memantapkan mentalitasnya juga karena Valencia adalah kandangnya sendiri. Ia juga pernah naik podium di Valencia pada posisi ketiga di musim 2022.

Namun, Bagnaia jelas tak akan menyia-nyiakan pengalamannya sebagai juara bertahan. Pembalap Ducati asal Italia itu sudah dua kali menjadi juara di Valencia, yakni pada 2021 dan 2023.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H