MotoGP Indonesia: Johann Zarco Pembalap Honda Pertama yang Tembus 10 Besar di Musim 2024

AKURAT.CO, Sepanjang tiga musim belakangan, Honda cukup kesulitan bersaing di posisi terdepan MotoGP. Di musim ini, misalnya, posisi terbaik mereka sejauh ini adalah peringkat sembilan.
Ini adalah posisi sepuluh besar pertama yang mampu didapatkan Honda lewat Johann Zarco sejak terakhir kali diraih oleh Marc Marquez pada musim lalu di Sirkuit Buriram, Thailand. Ketika itu, Marquez menempati peringkat enam.
Johann Zarco finis di urutan sembilan saat tampil pada MotoGP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (29/9) kemarin.
Kurangnya akselerasi motor pabrikan Jepang itu membuat para rider-nya tidak mampu bersaing di atas lintasan.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2024: Sisa 5 Seri, Jorge Martin Hanya Unggul 21 Poin dari Francesco Bagnaia
"Saya tidak bisa menyalip pembalap lain dengan sangat cepat. Sangat sulit karena kurangnya akselerasi saat keluar tikungan. Meskipun saya merasa sangat baik saat mengerem, saya tidak bisa menyalip," kata Johann Zarco sebagaimana dikutip dari Crash.
Start buruk Zarco di MotoGP Indonesia diuntungkan dengan kecelakaan empat pembalap di depannya. Pun demikian, rider LCR itu tetap menyelesaikan putaran pertama di urutan kesebelas.
Namun, Zarco cukup senang dengan hasil pada balapan kali ini setelah dia kehilangan cukup banyak waktu di awal balapan. Apalagi dia tahu dia tidak bisa berbuat banyak dengan kemampuan yang dimiliki motor Honda saat ini.
Zarco mampu melewati Maverick Vinales dan Fabio Quartararo pada putaran selanjutnya. Tetapi tidak dapat mengungguli mereka setelah berjuang hampir sepanjang balapan untuk memperebutkan posisi keenam.
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Menang di Sirkuit Mandalika, Jorge Martin Pertahankan Puncak Klasemen
"Fabio tiba, dan dia bisa melewati saya, dan menyalip Brad (Binder). Ketika saya melewati Brad, saya mencatatkan waktu putaran yang baik dengan harapan bisa mengejar Fabio dan menjaga jarak dari Brad," katanya.
Zarco berada di antara Quartararo dan Binder saat memasuki putaran terakhir. Namun, pembalap asal Prancis itu tidak mampu menahan gempuran rider asal Afrika Selatan tersebut pada momen-momen krusial.
"Saya coba menekan Brad pada putaran terakhir untuk menahannya di belakang saya, tetapi dia mampu melancarkan serangan," terang Zarco.
Namun, pembalap berusia 34 tahun itu sudah cukup senang dengan hasil yang diraihnya kali ini. Mereka mampu tampil kompetitif sejak hari pertama, Jumat (27/9) lalu sampai sesi sprint race dan balapan utama.
Selain itu, Zarco berharap bisa menampilkan hasil yang jauh lebih baik saat tampil di kandang Honda pada MotoGP Jepang yang berlangsung di Sirkuit Motegi pada 6 Oktober 2024 mendatang.
Rekan setimnya di LCR, Takaaki Nakagami, finis di posisi kesebelas MotoGP Indonesia, yang akhirnya menjadi posisi 12 setelah mendapat penalti tekanan ban.
Sementara pembalap pabrikan Honda, Luca Marini dan Joan Mir, sama-sama mengalami kecelakaan di lap pertama.
Zarco kini memiliki keunggulan enam poin atas Nakagami untuk menempati posisi ke-17 dalam klasemen kejuaraan dunia dan menjadi pembalap teratas Honda dengan total 31 poin dari 15 seri yang sudah dilewati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









