Aleix Espargaro Resmi Umumkan Pensiun, Jorge Martin dan Marc Marquez Ikut Menangis

AKURAT.CO, Keputusan Aleix Espargaro pensiun dari balapan akhir musim ini ternyata tak emosional bagi dirinya sendiri. Keharuan atas keputusan tersebut juga melanda rival-rivalnya yang masih aktif di lintasan MotoGP seperti Jorge Martin dan Marc Marquez.
Hal ini disampaikan Aleix Espargaro selepas ia melakukan konferensi pers “dadakan” pengumuman pensiun menjelang Grand Prix Katalunya di Barcelona, Kamis (23/5). Espargaro melihat Martin dan Marquez ikut menangis dalam momen tersebut.
“Setelah bertemu dengan tim, sebelum konferensi pers, saya menangis lama. Lalu ketika saya sampai ke konferensi pers saya melihat semua manajer tim, semua pembalap yang saya hadapi, luar biasa,” kata Aleix Espargaro sebagaimana dipetik dari Crash.
Baca Juga: Espargaro-Vinales Di Tren Positif, Aprilia Tak Tertarik Rekrut Marquez Dan Quartararo
“Jorge punya hati yang besar, tetapi dia sangat tidak terbuka, jadi saya belum pernah melihat dia menangis sebelumnya. Saya sangat menyukai dia, sangat. Dan Marc. Marc Marquez menangis. Dia jarang menangis. Luar biasa.”
Dengan usia yang pada 30 Juli nanti mencapai 35 tahun, Espargaro sejatinya masih bisa bersaing di MotoGP. Namun, pembalap Aprilia asal Spanyol itu mulai berpikir pensiun sebelum ia berangkat ke GP Amerika, April lalu.
“Ketika saya pergi ke (GP) Amerika, ketika saya berkemas untuk berangkat balapan, saya mulai sedikit kesulitan. Saya mulai merasa seperti saya lebih memilih di rumah dengan anak-anak saya ketimbang balapan,” tutur Espargaro.
“Dan dalam pekerjaan seperti saya, ketika Anda bahkan merasa satu persen seperti ini, Anda tidak bisa terus.”
Baca Juga: MotoGP Katalunya: Aleix Espargaro Juara Di Kandang, Bagnaia Out!
Namun, Espargaro kian yakin dengan keputusannya setelah jatuh di sesi sprint GP Spanyol di Jerez, 27 April lalu. Eks pembalap Ducati, Suzuki, dan Yamaha itu akhirnya menetapkan pilihannya dengan memberitahu istrinya, Laura.
“Setelah di Jerez ketika saya jatuh di sprint saya menghubungi istri saya dan saya bilang ‘Laura, selesai sudah’,” kata Espargaro.
“Petualangan yang menyenangkan, tetapi saya ingin ada di rumah lebih banyak dan saya tidak ingin mengambil risiko lagi. Saya kira saya sudah mengambil keputusan tepat.”
Tahun ini adalah musim ke-21 sejak Espargaro melakukan debut grand prix untuk kelas 125 cc pada 2004. Juga tahun ke-12 sejak ia naik ke kelas MotoGP pada 2012 untuk Aprilia.
Sepanjang kariernya, Espargaro telah menempuh 323 balapan di tiga kelas grand prix dengan tiga kemenangan, 12 podium, dan lima pole position. Capaian terbaiknya adalah posisi keempat MotoGP 2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









