Akurat

Crash di MotoGP Portugal, Marquez: Itu Kesalahan Pecco, Dia Terlalu Agresif untuk 2 Poin

Hervin Saputra | 25 Maret 2024, 15:29 WIB
Crash di MotoGP Portugal, Marquez: Itu Kesalahan Pecco, Dia Terlalu Agresif untuk 2 Poin
 

AKURAT.CO, Marc Marquez merasa Francesco Bagnaia melakukan kesalahan saat mencoba melewatinya di akhir balapan MotoGP Portugal 2024. Insiden itu malah membuat mereka berdua terjatuh.

Namun, rider anyar Gresini Racing itu sepakat dengan stewards balapan bahwa tabrakan di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Minggu (24/3) malam WIB tadi, adalah insiden dan bukan kesengajaan.

Marc Marquez menyebut bahwa kecelakaan itu adalah hasil dari "kemungkinan terburuk" yang bisa terjadi saat sang juara bertahan melakukan kesalahan overtake terhadapnya.
 
Baca Juga: MotoGP Portugal: Jorge Martin Rebut Puncak Klasemen Diwarnai Benturan Bagnaia dan Marquez

"Tetapi ketika kami menghadap Race Direction, saya berkata kepada steward, 'ini adalah insiden balapan'," kata Marquez sebagaimana dikutip dari laman Crash.net, Senin (25/3).

"Steward harus memutuskan mana yang menjadi batasnya. Bagi saya, itu adalah kesalahan Pecco (sapaan Bagnaia), tapi bukan hanya insidennya saja.

"Itu salah karena kami memperebutkan posisi lima-enam. Hanya dua poin, dua poin lebih sedikit. Dan dia sangat kesulitan pada bannya, terutama pada ban belakang."

Dengan kondisi ban yang sudah aus, kata Marquez, Pecco harusnya sadar dia akan kehilangan posisi. Marquez bahkan menilai rider asal Italia itu tidak seharusnya tampil ke mode agresif.
 
Baca Juga: Klasemen MotoGP: Jorge Martin ke Puncak setelah Juara di Portugal, Bagnaia dan Marquez 'Anjlok'

Terlebih yang mereka perebutkan adalah posisi lima dan enam. Tapi Pecco memutuskan untuk mencobanya yang akhirnya malah berujung nol poin bagi Ducati.

"Di lap pertama, Anda (memang) harus agresif. (Tapi) di lap-lap terakhir, jika Anda sedang berjuang untuk meraih kemenangan, mungkin Anda bisa tampil agresif," jelas Marquez.

"Tapi hari ini menurut saya bukan saat yang tepat untuk menjadi (agresif) seperti itu. Tapi tak masalah, dia memutuskan untuk mencobanya, dan yang pasti dia belajar (dari kesalahannya)."

Meski belum berbicara dengan staf Ducati, Marquez yakin data akan mendukung penjelasan kasus tabrakan yang dialaminya dengan Bagnaia.

Insiden itu terjadi beberapa saat setelah Marquez mampu menyalip rider pabrikan Ducati tersebut untuk posisi kelima di tikungan kelima dengan tiga lap tersisa.

Saat Marquez sedikit keluar dari jalur, Bagnaia coba melakukan overtake dengan melakukan diving dari dalam untuk memangkas jarak. Namun, keduanya malah terlibat insiden tabrakan.

Insiden itu membuat Bagnaia saat ini kehilangan keunggulan di papan klasemen MotoGP 2024 yang kini diambil alih oleh pemenang balapan, Jorge Martin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H