Akurat

BWF Dobrak Tradisi! Kalender 2027-2030 Makin Padat, Denmark Terbuka Naik Kasta ke Super 1000

Dian Eko Prasetio | 9 Februari 2026, 23:12 WIB
BWF Dobrak Tradisi! Kalender 2027-2030 Makin Padat, Denmark Terbuka Naik Kasta ke Super 1000

AKURAT.CO, Federasi bulutangkis Dunia (BWF) resmi melakukan gebrakan besar dalam panggung olahraga internasional.

Menyongsong siklus 2027–2030, BWF meluncurkan transformasi masif.

Beberapa perubahan tersebut mencakup penambahan jumlah turnamen, kenaikan status ajang bergengsi, hingga perombakan total format kompetisi.

Baca Juga: BWF Sahkan Sejumlah Regulasi Baru, Mulai Format Kejuaraan hingga Aturan Poin Pemain

Langkah strategis ini diambil guna me ndongkrak nilai komersial sekaligus memberikan pengalaman lebih luas A bagi para penggemar tepok bulu di seluruh dunia.

Salah satu poin paling krusial dalam pengumuman tersebut adalah naiknya kasta Denmark Terbuka. Turnamen bersejarah di Benua Biru tersebut kini resmi menyandang status level Super 1000.

Dengan kenaikan ini, Denmark Terbuka sejajar dengan deretan turnamen elite lainnya seperti Malaysia Terbuka, All England, Indonesia Terbuka, dan China Terbuka.

Tidak hanya gengsi yang meningkat, durasi penyelenggaraan turnamen Super 1000 juga akan diperpanjang menjadi sebelas hari yang mencakup dua akhir pekan.

Kalender Super Padat dan Hadiah Menggiurkan Turnamen BWF

Mulai 2027, para pebulutangkis papan atas dunia dipastikan menghadapi jadwal yang jauh lebih padat.

BWF menambah jumlah turnamen menjadi 36 ajang dalam setahun, dipicu oleh integrasi penuh level Super 100 ke dalam rangkaian World Tour.

Namun, kepadatan jadwal ini dibarengi dengan suntikan dana fantastis. Total hadiah uang tahunan diproyeksikan melonjak tajam hingga menyentuh angka USD 26,9 juta.

Perubahan radikal juga terjadi pada format pertandingan. Untuk level tertinggi, sektor tunggal nantinya diikuti oleh 48 peserta dengan menggunakan sistem fase grup sebelum melaju ke babak gugur.

Sementara itu, sektor ganda tetap mempertahankan sistem gugur dengan kuota 32 pasangan.

Transformasi ini juga menyentuh turnamen mayor. Kejuaraan Dunia akan mengadopsi fase grup untuk menjamin setiap atlet bertanding minimal dua kali.

Baca Juga: ​Batal Berlangsung di Solo, Indonesia Kembalikan Hak Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior ke BWF

Sementara itu, ajang beregu bergengsi seperti Piala Sudirman serta Piala Thomas & Uber akan melibatkan lebih banyak negara untuk memperluas representasi global.

Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, menegaskan transformasi ini merupakan upaya agar bulutangkis tetap relevan dan menarik bagi generasi mendatang.

"Kami tidak hanya membentuk serangkaian turnamen, kami membentuk budaya, identitas, dan peluang. bulutangkis harus imersif, cerdas, dan tak terlupakan," tegas Leeswadtrakul dikutip laman resmi BWF.

Daftar Tuan Rumah BWF World Tour 2027–2030

Super 1000: China, Denmark, Inggris, Indonesia, Malaysia.

 

Super 750: China, Prancis, Hong Kong, India, Jepang.

 

Super 500: Australia, Jerman, Finlandia, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand.

 

Super 300: Kanada, Taiwan, Prancis, Jerman, Makau, Swiss, Thailand, Amerika Serikat.

 

Super 100: China, Taiwan, India, Indonesia, Malaysia, Belanda, Filipina, Vietnam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.