PB Djarum Rajai Seleknas PBSI 2026, Eng Hian: Seleksi Belum Selesai 100 Persen

AKURAT.CO, Gelaran Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang berlangsung di Majeh Arena, Wadas, Karawang, resmi berakhir pada Sabtu (7/2).
Ajang bergengsi ini menjadi panggung pembuktian bagi klub-klub besar tanah air dalam melahirkan talenta-talenta muda berbakat guna mengisi skuat penghuni Pelatnas Cipayung.
Klub bulutangkis asal Kudus, PB Djarum, kembali menegaskan dominasinya sebagai kawah candradimuka bulutangkis nasional.
Baca Juga: Seleknas PBSI Digelar di Karawang 3-7 Februari, Cari Atlet Pengembangan Jangka Panjang
Berdasarkan hasil akhir pertandingan Seleknas PBSI, PB Djarum sukses merajai perolehan gelar dengan meloloskan tiga wakilnya sebagai juara di tiga sektor berbeda.
Dominasi ini dimulai dari sektor ganda taruna campuran, di mana pasangan Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia berhasil mengamankan podium tertinggi.
Di partai final, mereka terlibat duel saudara melawan rekan seklubnya, Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica, dengan skor 21-18 dan 21-17.
Keberhasilan Ikhsan/Salsabila kemudian diikuti oleh Jolin Angelia di sektor tunggal taruna putri. Jolin tampil spartan saat menghadapi perlawanan sengit wakil Pelatkot Tangsel, Wening Arviani Sabrina.
Lewat drama dua gim, Jolin akhirnya mengunci kemenangan tipis 21-13 dan 23-21.
Gelar ketiga bagi PB Djarum di Seleknas PBSI kali ini dipersembahkan oleh ganda putri Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika.
Mereka memenangi laga melelahkan melawan sesama wakil Djarum lainnya, Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri, dalam pertarungan rubber game yang berakhir dengan skor 23-21, 19-21, dan 21-14.
Tak hanya PB Djarum, PB Jaya Raya Jakarta juga mengirimkan satu wakilnya melalui tunggal putra potensial, Denis Azzarya.
Baca Juga: Beri Suntikan Motivasi, PB Djarum Guyur Atlet Berprestasi Bonus Total Rp512 Juta
Denis tampil dominan di gim penentu saat mengandaskan perlawanan Izza Al-Faruq Aston Martin dari Exist Badminton Club dengan skor akhir 21-11, 15-21, dan 21-8.
Kejutan juga datang dari sektor ganda putra melalui Gideon Badminton Academy. Pasangan Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi sukses mengamankan gelar juara setelah menumbangkan duet Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad dari klub Candra Wijaya dengan dua gim langsung 21-19, 21-19.
Meski telah berdiri di podium juara, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menegaskan perjalanan para atlet belum usai.
Hasil Seleknas ini disebutnya sebagai gerbang awal sebelum benar-benar resmi menjadi penghuni kamp pelatihan nasional.
"Bagi para juara, status kelulusan saat ini baru mencapai 99 persen dan belum 100 persen karena masih harus menjalani rangkaian tes lanjutan. Meliputi tes fisik, kesehatan, dan psikologis yang sudah dijadwalkan," tegas Eng Hian.
PP PBSI berharap para juara ini tidak cepat puas dan tetap mempersiapkan diri dengan optimal.
Pasalnya, standar kelulusan yang ditetapkan sangat ketat demi mendapatkan atlet yang tidak hanya unggul secara teknis, namun juga tangguh secara fisik dan mental di kancah internasional.
Melalui pelaksanaan Seleksi Nasional PBSI 2026 ini, PP PBSI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan sistem pembinaan atlet yang terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis evaluasi menyeluruh.
Proses seleksi tidak semata-mata menitikberatkan pada hasil pertandingan, tetapi juga memperhatikan aspek teknik, fisik, mental, serta potensi pengembangan jangka panjang atlet.
PP PBSI berharap atlet-atlet yang terjaring melalui Seleknas ini dapat menjadi bagian dari regenerasi bulutangkis nasional dan dipersiapkan secara optimal untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional di masa mendatang, sejalan dengan target prestasi bulutangkis Indonesia di tingkat dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









