Borong 16 Gelar di Muria Cup Sirnas C 2025, PB Djarum Tampil Sebagai Juara Umum
Leo Farhan | 17 November 2025, 15:06 WIB

AKURAT.CO PB Djarum memastikan keluar sebagai juara umum Muria Cup Sirnas C 2025 setelah mendominasi kompetisi yang berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada 11–16 November 2025. Dari 23 nomor yang dipertandingkan, klub asal Kudus itu sukses memborong 16 gelar.
Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf, menyambut positif keberhasilan penyelenggaraan turnamen serta capaian para atlet muda yang tampil penuh daya saing. Ia berharap pengalaman bertanding dan raihan poin nasional menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka menuju level profesional.
"Kejuaraan ini sangat menarik untuk disaksikan karena perebutan gelar juara sangat ketat. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PP PBSI dan seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini," kata Basri di Kudus, Minggu (16/11).
Dukungan juga datang dari Polytron sebagai penyelenggara bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PBSI. Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, berharap turnamen ini dapat menjadi pemantik semangat para atlet untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
"Semoga lewat turnamen ini, semangat kebersamaan, sportivitas dan pantang menyerah terus terjaga. Dukungan kami pada turnamen ini bukan sekadar bentuk partisipasi, tetapi wujud nyata dari komitmen kami untuk terus hadir, mendukung, dan bertumbuh bersama masyarakat Jawa Tengah," ujarnya.
Dari sisi prestasi, PB Djarum tampil solid. Deputy Manager PB Djarum, Leonard Holvy De Pauw, mengapresiasi semangat bertanding 115 atlet yang diturunkan. Pasalnya pada partai puncak, mereka mampu menempatkan 26 wakil di 17 nomor berbeda.
Menurut Holvy, ajang ini sekaligus menjadi ruang penting bagi pemain muda untuk menambah jam terbang sebelum terjun ke turnamen dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
"Kami memang sudah mempersiapkan para atlet agar bermain all out di kejuaraan ini, baik dari segi fisik, teknik, strategi, maupun mental. Karena sebagai tuan rumah, targetnya tentu menjadi juara umum," kata Holvy.
"Walaupun beberapa pemain kami di U-19 tidak ikut serta karena bertanding di Indonesia International Challenge 2025, tapi di kelompok usia lain kami masih memiliki banyak atlet unggulan."
Holvy menegaskan, selain memburu gelar, PB Djarum juga menargetkan perolehan poin nasional sebagai modal menuju Sirnas Premier dan Kejurnas PBSI 2025. Turnamen ini juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan atlet muda, termasuk para lulusan Audisi Umum PB Djarum.
"Selain agar mendapat poin nasional, juga sebagai salah satu bahan seleksi kami untuk menurunkan pemain di turnamen mendatang. Sementara para atlet yang baru bergabung dengan PB Djarum juga hasilnya jauh lebih bagus dari ekspektasi kami," imbuhnya.
Muria Cup Sirnas C 2025 sendiri diikuti oleh 1.238 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, memperebutkan 23 gelar serta total hadiah Rp636 juta.
Selain bersaing memperebutkan titel juara, para pebulutangkis juga mengincar poin peringkat nasional sebagai modal penting untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







