Akurat

Indonesia Masters: Comeback Dramatis! Alwi Farhan Harapan Terakhir Tunggal Putra Merah Putih

Leo Farhan | 22 Januari 2026, 20:58 WIB
Indonesia Masters: Comeback Dramatis! Alwi Farhan Harapan Terakhir Tunggal Putra Merah Putih

AKURAT.CO, Harapan publik Istora Senayan untuk melihat wakil tunggal putra tuan rumah melaju jauh di Indonesia Masters 2026 kini bertumpu pada pundak Alwi Farhan.

Pemain muda Pelatnas PBSI ini sukses mengamankan tiket perempat final Indonesia Masters usai melakoni laga sengit melawan wakil China, Wang Zheng Xing, lewat rubber set dengan skor 15-21, 21-19, dan 21-16 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1).

Alwi Farhan mengakui menundukkan Wang Zheng Xing bukanlah perkara mudah di laga Indonesia Masters kali ini.

Baca Juga: Malaysia Terbuka: Lima Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar, Alwi Farhan dan Faza/Aisyah Kandas

Lawannya memiliki keunggulan pada serangan balik dan smes kencang. Hal ini memaksa Alwi Farhan bermain lebih aktif dan mengontrol emosinya agar tidak terjebak dalam tekanan lawan.

"Secara serangan memang dia sangat amat power dan smesnya kencang sekali. Antisipasinya harus lebih banyak, saya harus lebih aktif mengontrol pola permainan. Saya sempat tertekan sekali, tapi di gim kedua dan ketiga saya bisa mengembalikan keadaan," kata Alwi.

Laga ini diwarnai selebrasi ekspresif Alwi yang kerap berteriak dan bersorak di tengah lapangan. Menanggapi potensi kritik netizen yang menganggapnya berlebihan sebelum juara, pemain yang dikenal ambisius ini memberikan jawaban tegas.

"Itu pure atas adrenalin diri saya sendiri. Saya orangnya ekspresif dan ambisius. Terserah orang mau mengira seperti apa, saya hanya berjuang buat Merah Putih. Kritik silakan saja, tapi itu tidak akan mengubah diri saya. Alwi tetap Alwi," tegas juara dunia junior 2023 tersebut.

Baca Juga: Indonesia Masters: Indra Wijaya Pastikan Anthony Ginting Mundur karena Pinggang Bermasalah

Dengan mundurnya Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, juga kalahnya M Zaki Ubaidilah, Alwi menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa di turnamen level Super 500 ini. Ia enggan menjadikan status tersebut sebagai beban yang menghimpit.

"Ya saya berjuang saja. Itu soal wakil terakhir, masih banyak Indonesia wakil dari sektor lain. Jadi saya tidak mau memikirkan ke sana, harus positive thinking," katanya.

Di babak perempat final besok, Alwi diharapkan mampu menjaga konsistensi permainannya guna menjaga asa gelar juara bagi Indonesia di sektor tunggal putra.

Alwi dijadwalkan menghadapi wakil Jepang, Yushi Tanaka, yang sebelumnya lolos setelah lawannya asal Chinese Taipei, Wang Po-wei, mundur pada kedudukan 12-21 dan 5-8.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H