Akurat

China Terbuka: Tumbang dari Peringkat Satu Dunia, Alwi Farhan Tetap Petik Pelajaran Berharga

Leo Farhan | 22 Juli 2025, 14:55 WIB
China Terbuka: Tumbang dari Peringkat Satu Dunia, Alwi Farhan Tetap Petik Pelajaran Berharga
 
AKURAT.CO, Pebulutangkis muda Indonesia, Alwi Farhan, belum berhasil melangkah ke babak 16 besar China Terbuka 2025 usai ditaklukkan unggulan pertama asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
 
Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Selasa (22/7), Alwi Farhan kalah di putaran pertama China Terbuka usai melewati laga sengit rubber set dengan skor 21-10, 15-21, dan 18-21 dalam durasi 65 menit.
 
Meski harus mengakui keunggulan lawannya, Alwi tetap bersyukur dengan pencapaiannya dan menilai laga di China Terbuka kali ini sebagai pengalaman berharga dalam proses pengembangan dirinya untuk bersaing di level elite.
 
 
"Tetap bersyukur dengan hasil ini, tapi saya merasa performa saya kurang stabil. Di gim ketiga ada kesalahan, walau saya bisa mengejar tapi beberapa kali di akhir masih agak buru-buru," kata Alwi usai laga melalui keterangan resmi yang diterima Akurat.co.
 
Pebulutangkis berusia 20 tahun itu sempat tampil impresif di gim pertama dengan dominasi penuh atas Kunlavut. Namun, di dua gim berikutnya, lawan menunjukkan penguasaan lapangan yang lebih matang, terutama dalam membaca arah angin dan mengontrol shuttlecock.
 
"Kunlavut bermain lebih baik, dia bisa lebih mengontrol situasi angin dan shuttlecock. Saya banyak belajar dari pertandingan hari ini," katanya mengomentari jalannya pertandingan.
 
Pertemuan dengan pemain peringkat satu dunia itu juga menjadi ajang evaluasi menyeluruh bagi Alwi, termasuk dalam hal teknik, taktik, dan mental bertanding.
 
"Melawan peringkat satu dunia pasti ini kesempatan bagus untuk saya mencoba. Saya ingin tahu sejauh mana dan apa kekurangan dan kelebihan saya untuk dievaluasi ke depan," katanya.
 
 
Kendati tersingkir, Alwi menyebut dirinya semakin percaya diri menghadapi pemain-pemain top dunia. Ke depan siapapun lawannya, ia akan berusaha tetap percaya diri.
 
"Sekarang mau lawan siapa saja saya sudah tidak gugup, dan tidak merasa kalah level yang begitu jauh. Memang dari pengalaman dan strategi masih harus banyak belajar, tapi ini bagian dari proses dan pengembangan kepercayaan diri untuk saya," ucapnya.
 
Alwi menjadi wakil Indonesia kedua yang tersingkir di babak pertama China Terbuka 2025. Sebelumnya atlet tunggal putri, Putri Kusuma Wardani, juga mengalami nasib serupa saat ditaklukkan wakil Korea Selatan, Sim Yu Jin, lewat laga ketat tiga gim dengan skor 14-21, 21-14, dan 19-21.
 
Satu-satunya tiket 16 besar yang sejauh ini mampu diamankan wakil Merah Putih datang dari sektor ganda campuran lewat pasangan, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja yang menundukkan ganda India, Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh, dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-17.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H