AKURAT.CO, Sektor tunggal putra Pelatnas PP PBSI menunjukkan perkembangan positif. Terutama dengan kemunculan pemain muda yang semakin kompetitif dan ambisius.
Hal tersebut disampaikan oleh pebulutangkis tunggal putra senior Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, yang ditemui dalam acara perayanan hari ulang tahun PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (7/5).
Selain Anthony Ginting, tunggal putra utama Pelatnas PBSI saat ini diperkuat oleh Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Yohanes Saut Marcellyno.
Baca Juga: Anthony Ginting Masih Absen di Indonesia Terbuka Meski Pemulihan Lancar, Bakal Comeback Juli"
Ya, pastinya melihat
progress semua yang ada, maksudnya dari Alwi, Ubed, Saut, yang sekarang ada di Pelatnas Utama terutama, memang
udah cukup bagus, malah bisa kita bilang bagus
banget," kata Anthony Ginting.
Bukan cuma itu, Ginting juga secara khusus menyoroti
progress positif yang ditunjukkan oleh para pemain muda seperti Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Yohanes Saut Marcellyno.
Menurutnya, peningkatan tidak hanya terlihat dalam turnamen, tetapi juga dalam keseriusan saat menjalani latihan selama di Pelatnas.
"Bukan cuma di pertandingan, tapi
ya saya lihat di latihannya juga mereka ada tujuan dan semangatnya bagus juga," kata Ginting.
Baca Juga: Indonesia Terbuka: Targetkan Satu Gelar, PBSI Andalkan Tunggal Putra dan Ganda Putra"Mereka bukan sekadar datang latihan
gitu aja, tapi memang punya tujuan dan keinginan yang lebih. Semangat mereka bagus."
Sebagai pemain senior, Ginting juga kerap berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan para juniornya. Ia juga sering memberikan wejangan kepada para pemain muda.
"Jadi, memang pasti ada
sih, maksudnya diskusi ataupun
obrol-obrolan yang mereka
tanyain ke saya. Pasti saya juga
share pengalaman waktu di umur-umur mereka saat ini," kata Ginting.
Disinggung soal kemungkinan dirinya dilewati oleh para pemain-pemain muda tersebut, Ginting mengaku tidak terlalu memikirkan masalah itu. Namun, ia tetap menegaskan bahwa jiwa kompetitifnya masih ada.
"
Udah kebalap malah (peringkat). Tapi, pasti kalau jiwa kompetitif pasti masih ada juga, cuma memang itu yang harus
dibatasin juga
sih (karena masih dalam pemulihan cedera)," katanya.
"Maksudnya,
ya kayak sekarang latihan kita main
game segala
macem, ada rasa
enggak mau kalahnya, cuma itu yang harus tetap untuk saat ini harus ditahan dulu."
Meski saat ini sedang dalam masa pemulihan dan tidak akan turun di Indonesia Terbuka 2025, Ginting tetap menunjukkan dukungan penuh kepada rekan-rekannya.
Ia berencana untuk hadir langsung di Istora Gelora Bung Karno Senayan menyaksikan Indonesia Terbuka, Juni mendatang, guna memberi semangat langsung dari tribun.
"Pasti
pengen nonton dan datang juga. Seperti waktu-waktu sebelumnya, saya juga datang nonton dan dukung teman-teman di Indonesia Masters," katanya.
Pernyataan Ginting mencerminkan suasana positif di pelatnas tunggal putra PBSI, di mana regenerasi berjalan dengan baik dan semangat kompetisi tetap terjaga.